RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Administrasi kependudukan menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai program pemerintah.
Karena itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tapin terus mengintensifkan pelayanan jemput bola bagi kelompok masyarakat rentan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan simbolis dokumen kependudukan dalam rangka mendukung penanganan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin.
Kepala Disdukcapil Tapin, Rina Indriani, mengatakan pelayanan itu dilaksanakan melalui inovasi PELANGI (Pelayanan Langsung Didatangi). Melalui inovasi tersebut, petugas mendatangi langsung masyarakat di 12 kecamatan dan 13 puskesmas se-Kabupaten Tapin.
"Sebelum turun ke lapangan, kami melakukan koordinasi data sasaran dengan pihak kecamatan dan puskesmas, kemudian memverifikasi kepemilikan dokumen kependudukan agar data yang dimiliki benar-benar akurat," ujarnya, Rabu (8/7/2026) di Kecamatan Salam Babaris.
Rina menjelaskan, khusus penanganan stunting di Kecamatan Salam Babaris, pelayanan terintegrasi melalui inovasi PELANGI menghasilkan sebanyak 55 dokumen kependudukan yang diterbitkan bagi masyarakat sasaran.
Sementara untuk penanganan kemiskinan ekstrem, Disdukcapil melakukan verifikasi terhadap 32 dokumen kependudukan berdasarkan data sasaran yang disampaikan Dinas Sosial Kabupaten Tapin.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis dokumen kependudukan kepada masyarakat. Masing-masing diserahkan kepada dua penerima dari kelompok sasaran penanganan kemiskinan ekstrem dan dua penerima dari kelompok sasaran percepatan penurunan stunting.
Menurut Rina, kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap merupakan syarat penting agar masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik dan program bantuan pemerintah tanpa hambatan administrasi.
"Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh penduduk yang terindikasi stunting maupun masuk kategori kemiskinan ekstrem memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat. Dengan begitu mereka lebih mudah memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun berbagai program perlindungan sosial dari pemerintah," tegasnya.
Ia menambahkan, inovasi PELANGI akan terus dioptimalkan sebagai bentuk pelayanan proaktif Disdukcapil Tapin.
"Dengan mendatangi langsung masyarakat, pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang tertinggal dari layanan administrasi kependudukan hanya karena keterbatasan akses maupun kondisi ekonomi," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti