RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Rapat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Kantor Kesbangpol HSU, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi ancaman yang perlu diantisipasi sejak dini, mulai dari peredaran narkoba hingga risiko kebakaran saat musim kemarau.
Kepala Badan Kesbangpol HSU, H Amberani SH melalui Kepala Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Eksosbud), Dr Hatmiati menegaskan peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius yang harus mendapat perhatian semua pihak.
Menurutnya, peredaran narkoba kini berlangsung secara senyap sehingga diperlukan kewaspadaan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.
"Semua ASN harus bebas dari narkoba. Kita ingin HSU tetap mampu menjaga daerahnya dari ancaman peredaran narkotika," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional (Wasbang) Kesbangpol HSU, Nurul Hilmi mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus dilakukan secara menyeluruh melalui deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat.
Ia menilai penguatan sosialisasi menjadi langkah penting untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
"Deteksi dini harus terus ditingkatkan. Sosialisasi juga perlu diperkuat agar generasi yang belum terpapar dapat terus terlindungi," katanya.
Dalam rapat tersebut, Ketua FKDM HSU, H Noor Hilham turut mengingatkan potensi kebakaran yang meningkat seiring datangnya musim kemarau.
Ia berharap instansi terkait bersama perusahaan yang memiliki tanggung jawab terhadap kawasan rawan kebakaran dapat memperkuat langkah-langkah antisipasi agar kejadian kebakaran dapat diminimalkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua MUI HSU, KH Said Masrawan Lc, unsur dari LDII Kabupaten HSU, tokoh masyarakat dan Ketua KNPI HSU, Shaleh Maulana dan sejumlah undangan.
Rapat FKDM menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam mengidentifikasi potensi gangguan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Editor : Fauzan Ridhani