Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Berdayakan Pangan Lokal, DKP3 dan PKK Balangan Gelar Cooking Class Menu B2SA

M Dirga • Jumat, 3 Juli 2026 | 15:13 WIB
OLAH PANGAN LOKAL: Suasana kegiatan Cooking Class Menu B2SA yang digelar oleh DKP3 bersama TP PKK Kabupaten Balangan dengan menghadirkan Chef Didi Prawiro di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (10/6).
OLAH PANGAN LOKAL: Suasana kegiatan Cooking Class Menu B2SA yang digelar oleh DKP3 bersama TP PKK Kabupaten Balangan dengan menghadirkan Chef Didi Prawiro di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (10/6).

 

PARINGIN - Upaya mewujudkan generasi yang sehat dan produktif terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui kegiatan Cooking Class Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (10/6).

Bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan, acara ini menghadirkan Chef Didi Prawiro dan diikuti oleh jajaran pengurus TP PKK se-Kabupaten Balangan.

Selain memberikan edukasi terkait pentingnya pola konsumsi B2SA dalam kehidupan sehari-hari, pelatihan ini juga menjadi wadah persiapan bagi para peserta untuk menghadapi Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Kabupaten Balangan mendatang.

Dalam sesi pelatihan, Chef Didi Prawiro membagikan teknik langsung mengenai cara pengolahan bahan pangan lokal, trik penyajian makanan yang menggugah selera, hingga cara memadukan berbagai sumber pangan agar kebutuhan gizi keluarga terpenuhi secara optimal.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengungkapkan bahwa kunci utama untuk mencetak generasi yang sehat, aktif, dan produktif sejatinya berawal dari kebiasaan konsumsi di lingkungan keluarga.

"Untuk mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif, kunci utamanya adalah keadaan di meja makan sendiri, di rumah, bersama keluarga masing-masing," tegas Dewi.

Ia menambahkan, Kabupaten Balangan dianugerahi potensi pangan lokal yang sangat melimpah. Mulai dari aneka umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga komoditas ikan lokal bernilai gizi tinggi.

Menurutnya, pemanfaatan bahan-bahan tersebut tidak hanya berdampak baik bagi kesehatan, tetapi juga mampu mendongkrak nilai tambah hasil pertanian dan perikanan daerah.

"Melalui konsumsi B2SA, pangan lokal kita di Balangan sangat berlimpah. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar menarik dan lezat untuk dikonsumsi," tambahnya. 

Acara ini juga dirangkai dengan sosialisasi petunjuk teknis lomba agar peserta lebih matang dalam menyiapkan konsep menu.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Balangan, Budimah, menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di masyarakat terkait penganekaragaman pangan.

"Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita dapat meningkatkan gizi masyarakat, mendukung ekonomi lokal, dan mengurangi ketergantungan pada pangan impor," urai Budimah.

Ia menilai penganekaragaman konsumsi ini menjadi strategi krusial untuk mencegah kebosanan pada satu jenis pangan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kegiatan ini, Budimah berharap ilmu dan keterampilan memasak yang didapat oleh para peserta tidak berhenti di ruang pelatihan saja, melainkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di dapur rumah masing-masing demi terciptanya keluarga mandiri yang sadar gizi.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Balangan