RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengalokasikan anggaran sebesar Rp28,4 miliar untuk memperbaiki ruas jalan rusak di berbagai wilayah pada 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat keselamatan pengguna jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu, Ansyari Firdaus, mengatakan anggaran tersebut terbagi untuk penanganan jalan di wilayah kecamatan dan kawasan perkotaan.
"Dari total anggaran yang tersedia, Rp25,5 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan di 12 kecamatan. Sedangkan Rp2,9 miliar digunakan untuk penanganan jalan kabupaten di wilayah perkotaan," kata Ansyari.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah memetakan sejumlah ruas yang membutuhkan penanganan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap melalui pekerjaan pengecoran.
Beberapa ruas yang masuk prioritas penanganan antara lain Jalan 30 di Kecamatan Simpang Empat, Jalan Kuranji, Jalan Manggis, Jalan BKW, dan Jalan Dharma Praja. Selain itu, terdapat sejumlah ruas lain yang juga masuk daftar perbaikan.
Sejumlah titik jalan yang sebelumnya berlubang kini telah dipasangi penanda pekerjaan. Proses perbaikan dilakukan dengan membongkar bagian jalan yang rusak terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan pengecoran hingga permukaan jalan kembali padat dan layak dilalui.
Menurut Ansyari, penanganan jalan pada tahun ini merupakan tahap awal peningkatan kualitas infrastruktur. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan status jalan pada tahun berikutnya.
"Pada 2026 kami fokus pada pekerjaan pengecoran. Selanjutnya, pada 2027 direncanakan dilakukan pengaspalan," ujarnya.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan di Bumi Bersujud.
Editor : Arif Subekti