RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu menyiapkan sekitar 60 tenaga pendidik khusus untuk memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Para tenaga pendidik tersebut diproyeksikan mulai ditempatkan di sejumlah sekolah pada 2027.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan inklusif yang masih menghadapi keterbatasan guru pendamping khusus.
Kehadiran tenaga pendidik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus di berbagai wilayah Tanah Bumbu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Dwi Teguh Effendi, mengatakan para calon guru pendamping tersebut saat ini sedang menempuh pendidikan dan dipersiapkan untuk mendukung penguatan pendidikan inklusif.
"Mereka akan menyelesaikan pendidikan pada 2027. Jumlahnya sekitar 60 orang dan nantinya akan ditempatkan di berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu," ujarnya.
Kebutuhan tenaga pendamping khusus selama ini masih menjadi tantangan di sejumlah sekolah. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam mendampingi dan menangani peserta didik berkebutuhan khusus.
Selain penyiapan tenaga pendidik khusus, Dinas Pendidikan juga mengembangkan aplikasi pendataan kebutuhan sekolah. Aplikasi tersebut akan digunakan untuk memetakan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan secara lebih akurat.
Melalui aplikasi itu, sekolah diminta memasukkan berbagai kebutuhan, mulai dari sarana, prasarana, hingga fasilitas pendukung pembelajaran. Data tersebut nantinya menjadi dasar penentuan skala prioritas pemenuhan kebutuhan sekolah.
Dwi berharap, penguatan layanan pendidikan inklusif dan peningkatan kualitas data kebutuhan sekolah dapat mendukung pemerataan layanan pendidikan di Tanah Bumbu.
Editor : Arif Subekti