RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin resmi mengantongi empat bakal calon. Penetapan dilakukan melalui rapat Senat ULM terhadap empat pendaftar untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Empat nama tersebut adalah Dr. Iwan Aflanie yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I dan Prof. Ahmad Alim Bachri yang saat ini menjabat sebagai rektor (petahana). Kemudian, Prof. Muthia Elma dan Dr. Rusmansyah.
“Dr. Rusmansyah menjadi pendaftar terakhir di hari terakhir pendaftaran. Sehingga pendaftaran dapat ditutup karena ambang minimal sudah terpenuhi,” ujar Ketua Panitia Pilrek ULM, Prof. Ifrani, Rabu (1/7/2026) di hadapan awak media.
Meski sempat mengalami perpanjangan pendaftaran hingga dua kali, hasil akhir pendaftar dapat diproses ke tahap selanjutnya karena telah memenuhi ketentuan minimal pencalonan sebagaimana diatur Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikisaintek).
Ifrani mengatakan, panitia berhasil menjaring empat bakal calon rektor hingga batas akhir pendaftaran pada 29 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh dokumen administrasi para bakal calon telah melalui proses verifikasi yang didampingi langsung oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendiktisaintek.
"Hasilnya seluruh berkas dinyatakan lengkap, memenuhi persyaratan dan telah disempurnakan sesuai masukan dari Itjen," ujarnya.
Usai penetapan bakal calon, proses akan memasuki masa sanggah yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 6 Juli 2026.
Namun, Ifrani memperkirakan tahapan tersebut akan berjalan tanpa keberatan karena seluruh bakal calon telah lolos verifikasi administrasi.
"Kalau melihat proses yang sudah berjalan, kami optimistis tidak ada sanggahan karena semua persyaratan telah dipenuhi," katanya.
Memasuki Juli, panitia akan menggelar tahap penyaringan melalui penyampaian visi, misi dan program kerja para bakal calon di hadapan Senat ULM.
Agenda tersebut juga direncanakan menghadirkan perwakilan kementerian dan terbuka bagi media.
Tahapan itu dijadwalkan berlangsung sekitar 20 hingga 25 Juli 2026, menyesuaikan konfirmasi kehadiran pihak kementerian.
Setelah pemaparan, Senat ULM akan menggelar rapat tertutup untuk menyaring jumlah bakal calon dari empat menjadi tiga orang calon rektor. Pada tahap yang sama juga akan dilakukan penetapan nomor urut calon.
Selanjutnya, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026. Proses pemilihan dilakukan secara tertutup dalam Rapat Senat ULM.
Hasil pemilihan tersebut merupakan gabungan dari suara anggota Senat ULM yang memiliki porsi 65 persen suara dan 35 persen hak suara sisanya oleh Kemendiktisantek.
Hasil pemilihan selanjutnya akan dilaporkan kepada kementerian untuk proses penetapan rektor terpilih yang ditargetkan rampung pada September 2026.
"Kalau seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pelantikan rektor terpilih diperkirakan dilaksanakan pada Oktober 2026, menyesuaikan berakhirnya masa jabatan rektor saat ini," pungkasnya.
Editor : Nurhidayat