MARTAPURA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menggelar program pemberdayaan masyarakat di Desa Sungai Rangas dan Desa Keliling Benteng Tengah, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. Program ini mengombinasikan budidaya hidroponik rumah tangga dengan edukasi pencegahan hipertensi sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di kawasan bantaran Sungai Martapura.
Program tersebut dilatarbelakangi tingginya angka hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat yang mencapai 1.368 kasus. Di Desa Keliling Benteng Tengah tercatat 67 penderita, sedangkan di Desa Sungai Rangas terdapat 81 penderita. Partisipasi kaum pria dalam pemeriksaan kesehatan di posyandu juga masih rendah, hanya sekitar 10 persen.
Ketua Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Kes., mengatakan pihaknya menghadirkan intervensi berbasis komunitas melalui pelatihan hidroponik dan edukasi kesehatan yang melibatkan dosen serta mahasiswa Program Studi Keperawatan dan Gizi.
"Kami ingin masyarakat memiliki akses mandiri terhadap sayuran sehat di pekarangan rumah mereka sendiri, sehingga dapat mendukung pengendalian tekanan darah sekaligus meningkatkan ketahanan pangan keluarga," ujarnya.
Pelatihan budidaya hidroponik dilaksanakan pada 3 Juni 2026 di Desa Sungai Rangas dan 4 Juni 2026 di Desa Keliling Benteng Tengah. Selain memberikan pelatihan, tim juga membangun taman hidroponik di halaman balai desa dan menyerahkan satu set instalasi hidroponik sebagai sarana percontohan bagi masyarakat.
Kegiatan berlanjut pada 7–8 Juni 2026 melalui penyegaran kader kesehatan. Peserta diajak mengikuti Senam LASTI (Lansia Hipertensi), yakni senam yang dirancang untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Edukasi mengenai faktor risiko dan pencegahan hipertensi juga disampaikan menggunakan media Video Mind Mapping Hipertensi hasil pengembangan riset tim.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Tim Pengabmas menjadwalkan monitoring dan evaluasi pada 24 Juni dan 10 Juli 2026 untuk memastikan pengelolaan instalasi hidroponik berjalan optimal. Pada tahap lanjutan tersebut, masyarakat juga akan mendapatkan demonstrasi pengolahan menu berbahan sayuran yang sesuai untuk diet penderita hipertensi.
Editor : Nurhidayat