Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dua Jemaah Haji Tapin Masih Dirawat di Madinah, Dipulangkan Bersama Kloter Terakhir

Rasidi Fadli • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:08 WIB
JEMAAH: Masih ada jemaah haji Tapin yang berada di Tanah Suci, mereka pulang di kloter selanjutnya. (Foto: Rasidi Fadli) 
JEMAAH: Masih ada jemaah haji Tapin yang berada di Tanah Suci, mereka pulang di kloter selanjutnya. (Foto: Rasidi Fadli) 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Proses kepulangan jemaah haji Kabupaten Tapin dari Tanah Suci belum sepenuhnya berakhir.
Meski sebagian besar jemaah telah tiba di kampung halaman, masih ada yang akan dipulangkan secara bertahap karena alasan kesehatan maupun penyesuaian kloter.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tapin, Salmiah Rajibe, mengatakan dari total 300 jemaah haji Kabupaten Tapin, sebanyak 299 orang tergabung dalam Kloter 15 Embarkasi Banjarmasin.
"Debarkasi Banjarmasin sampai saat ini masih belum bisa kembali ke tanah air karena dua jemaah sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pemberangkatan terdapat beberapa perubahan. Tiga calon jemaah, yakni Rafinah, Misbah dan Sidran, harus mengalami penundaan keberangkatan karena faktor kesehatan.
Selain itu, lima jemaah dipindahkan ke Kloter 16 sesuai pengaturan embarkasi.
Di tengah pelaksanaan ibadah haji, Kabupaten Tapin juga kehilangan satu jemaah. Rusmini Idris Ijab, warga Kecamatan Binuang, wafat di Makkah setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya dan dimakamkan di Tanah Suci.
Sementara itu, dua jemaah lainnya, Muhammad Riswandi M dan Jubaidi Mukern, hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah sehingga belum dapat kembali bersama rombongan utama.
Salmiah menjelaskan, sebanyak 291 jemaah telah tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada Kamis (25/6/2026) malam. Seluruhnya kemudian bermalam di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin sebelum diberangkatkan menuju Kabupaten Tapin pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 Wita untuk mengikuti penyambutan di Masjid Humasa Rantau.
Selain rombongan utama tersebut, empat jemaah lainnya, yakni Gazali Rahman, Kurniah, Muhammad Riswandi M dan Jubaidi Mukern, dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 05.20 Wita.
Setelah mengikuti proses debarkasi, mereka akan langsung difasilitasi menuju Kabupaten Tapin, khususnya ke kediaman masing-masing di wilayah Kecamatan Candi Laras Selatan.
Adapun lima jemaah yang tergabung dalam Kloter 16, yakni Kaseriannor, Rusliah, H. Sufiansyah, Mashiriyah dan Muhammad Ikhsan Nur Rizki, dijadwalkan tiba di Bandara Syamsudin Noor pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 16.00 Wita.
"Mereka akan bermalam di Asrama Haji, kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Tapin pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 08.00 Wita menuju kediaman masing-masing di Kecamatan Tapin Utara dan Kecamatan Lokpaikat," jelasnya.
Menurut Salmiah, Pemerintah Kabupaten Tapin tetap memberikan fasilitasi kepada seluruh jemaah yang pulang di luar jadwal rombongan utama.
"Pemerintah daerah akan tetap memfasilitasi para jemaah haji yang pulang pada Kloter 16 maupun Kloter 19 nanti," katanya.
Selain mengatur kepulangan jemaah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tapin juga telah menyiapkan mekanisme pengambilan koper besar atau bagasi jemaah.
Untuk jemaah asal Kecamatan Binuang dan Hatungun, pengambilan koper dipusatkan di bekas Aula Kecamatan Binuang, di samping Lapangan Besi Kuning, sehingga memudahkan keluarga mengambil barang bawaan jemaah.
Salmiah berharap dua jemaah yang masih menjalani perawatan segera pulih sehingga dapat kembali ke Tanah Air bersama Kloter 19 dan berkumpul kembali dengan keluarga di Kabupaten Tapin.
Editor : Sutrisno
#haji #Tapin #Rantau