RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai - Warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) diimbau untuk melakukan penghematan penggunaan listrik menyusul potensi pemadaman listrik bergilir akibat gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan.
Imbauan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten HST melalui surat Sekretariat Daerah Nomor 500/802/EkoBang/2026 tertanggal 24 Juni 2026 tentang antisipasi pemadaman listrik bergilir yang ditujukan kepada seluruh camat dan kepala desa se-HST.
Sekretaris Daerah HST, Muhammad Yani, mengatakan surat tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut pemberitahuan dari PLN UP3 Barabai terkait adanya kendala operasional pembangkit pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan yang menyebabkan berkurangnya pasokan daya.
“PLN melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemadaman listrik bergilir,” katanya, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah meminta para camat dan kepala desa menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi kemungkinan pemadaman yang terjadi.
Selain itu, warga juga diimbau melakukan efisiensi penggunaan listrik guna membantu mengurangi beban sistem kelistrikan.
Masyarakat yang memiliki sumber energi alternatif seperti panel surya atau sumber energi lainnya dapat memanfaatkannya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Kami mengharapkan masyarakat menggunakan listrik secara bijak dan mengutamakan keselamatan apabila menggunakan energi alternatif,” ujarnya.
Muhammad Yani juga mengingatkan pelaku usaha, khususnya industri rumah tangga, agar menyiapkan langkah antisipasi sehingga aktivitas produksi tidak terganggu apabila terjadi pemadaman bergilir.
"Pemkab HST berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat membantu menjaga stabilitas pasokan listrik hingga kondisi sistem kelistrikan kembali normal," pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan holding statement yang disampaikan PLN ULP Barabai Kota, ada gangguan pada sistem interkoneksi Kalimantan menyebabkan penurunan pasokan daya sehingga PLN melakukan pengaturan beban untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan secara menyeluruh.
Pemadaman listrik berdampak pada sejumlah wilayah di HST, yakni Bawan Permai, Bukat sebagian, Pajukungan, Jaranih, Masiraan, Banua Hanyar, Banua Kupang, Taras Banua Kupang, Rantau Keminting, Walangku, Banua Asam, Suka Maju, Mambulung, Mahang Paku, Mahang Tungkaran, Mahang Matang Landung, Mahang Sungai Hanyar, Mahang Putat, Mahang, dan Pelajau Hulu.
PLN memperkirakan pemadaman berlangsung mulai pukul 12.44 Wita hingga 15.44 Wita.
Manajer PLN ULP Barabai Kota, Syarwani, menjelaskan petugas PLN saat ini terus melakukan upaya percepatan pemulihan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap.
“Petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan, PLN akan terus memberikan informasi perkembangan terbaru kepada masyarakat terkait proses pemulihan sistem kelistrikan.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk menggunakan listrik secara bijak dan mengantisipasi gangguan aktivitas selama proses pemulihan berlangsung. PLN berharap pasokan listrik dapat segera kembali normal sesuai estimasi yang telah disampaikan.
Editor : M Oscar Fraby