RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Selain menggenjot pembangunan infrastruktur, Pemprov Kalsel juga mengimbanginya dengan investasi SDM melalui prioritas daerah (PD) 1, yakni Memperkuat Pembangunan Manusia yang Unggul, Berbudaya, dan Berakhlak Mulia.
Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti mengatakan, akses pendidikan dan kesehatan di Banua terus diperluas untuk memperkuat pembangunan manusia.
"Ada program penguatan pesantren modern terpadu, Program Paket A, B, dan C untuk menyisir angka putus sekolah, hingga penguatan jaminan sosial dan perlindungan anak," jelasnya.
Baca Juga: Ekonomi Tumbuh, Infrastruktur Digenjot, Pemprov Kalsel Buktikan Ketahanan Ekonomi
Melihat peta jalan (roadmap) jangka panjang, Astuti menegaskan arah pembangunan hingga tahun 2029 telah dikunci dalam visi “Kalsel Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) Menuju Gerbang Logistik Kalimantan” yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029.
Guna menjaga keberlanjutan lingkungan, arah kebijakan masa depan juga mencakup Prioritas Daerah 4 (PD 4) untuk pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim, mengingat Kalsel merupakan wilayah yang harus adaptif terhadap risiko bencana alam.
Semua ini ditopang oleh PD 5, yakni peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis pelayanan publik untuk mempermudah iklim investasi.
"Konsistensi dalam menerjemahkan RPJMD ke dalam dokumen tahunan RKPD adalah kunci kami. Dengan pelayanan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan responsif, kami optimis visi Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik utama di Pulau Kalimantan pada tahun 2029 akan terwujud seutuhnya," pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief