Bupati dan Wabup HSU Tinjau Lokasi Kebakaran Nurul Fajeri, Pastikan Pemulihan Segera Dilakukan

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 24 Juni 2026 | 11:48 WIB
PEDULI: Bupati dan Wakil Bupati HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan meninjau langsung lokasi kebakaran di Komplek Pendidikan dan Panti Asuhan Nurul Fajeri di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading. (Foto: Pemkab HSU)
PEDULI: Bupati dan Wakil Bupati HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan meninjau langsung lokasi kebakaran di Komplek Pendidikan dan Panti Asuhan Nurul Fajeri di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani dan Hero Setiawan meninjau langsung lokasi kebakaran di Komplek Pendidikan dan Panti Asuhan Nurul Fajeri di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading, Selasa (23/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama HSU, HM Rusdi Hilmi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HSU, Amos Silitonga.

Setibanya di lokasi, rombongan melihat secara langsung kondisi bangunan yang terdampak kebakaran. Mereka juga berdialog dengan pengurus yayasan guna mengetahui kondisi terkini pascamusibah, serta kebutuhan mendesak yang diperlukan.

Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas utama, termasuk bangunan asrama dan berbagai sarana penunjang yang selama ini digunakan untuk kegiatan pendidikan, serta pembinaan anak-anak panti.

H Sahrujani menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa lembaga pendidikan dan sosial tersebut. Menurut dia, Pemkab HSU akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu proses penanganan dan pemulihan.

“Musibah ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Pemerintah Daerah akan berupaya hadir dan memberikan dukungan sesuai kemampuan serta kewenangan yang dimiliki agar proses pemulihan dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Peninjauan itu juga menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menghitung kebutuhan yang diperlukan oleh pihak Panti Asuhan maupun lembaga pendidikan. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah tindak lanjut bersama instansi terkait.

Sementara itu, Amos Silitonga mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan teknis terhadap bangunan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.

“Kami akan melakukan identifikasi dan penilaian terhadap tingkat kerusakan bangunan. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya,” katanya.

Kebakaran yang menghanguskan sebagian fasilitas penting di Komplek Pendidikan dan Panti Asuhan Nurul Fajeri menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Pasalnya, lembaga tersebut memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan, pembinaan, dan pengasuhan bagi anak-anak di wilayah Kecamatan Haur Gading dan sekitarnya.

Hingga kini, proses pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh pihak terkait. Pemerintah Kabupaten HSU memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan pascakebakaran guna mendukung pemulihan fasilitas yang terdampak.

Editor : Fauzan Ridhani
Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara lokasi kebakaran