Setelah Lama Dikeluhkan dan Picu Kecelakaan, Jalan Lingkar Kapar–Walangsi HST Akhirnya Mulus

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 24 Juni 2026 | 10:03 WIB
MULUS: Penampakan Jalan Lingkar Kapar-Walangsi di HST yang telah diaspal lagi. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)
MULUS: Penampakan Jalan Lingkar Kapar-Walangsi di HST yang telah diaspal lagi. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai - Jalan Nasional Lingkar Kapar–Walangsi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang sempat menjadi keluhan masyarakat akibat kerusakan kini kembali nyaman dilintasi.
Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan kerap dikeluhkan pengguna jalan tersebut kini telah diperbaiki sehingga arus kendaraan kembali berjalan lancar.
Beberapa bulan lalu, kondisi jalan tersebut bahkan sempat menjadi sorotan karena kerusakannya dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan yang membentang cukup panjang membuat pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintas, terutama pada malam hari maupun ketika hujan turun.
Selain mengganggu kenyamanan, kondisi jalan berlubang itu juga disebut warga beberapa kali menjadi penyebab kecelakaan.
Pengendara roda dua yang tidak mengetahui keberadaan lubang maupun yang kehilangan kendali saat menghindari lubang kerap mengalami insiden di ruas tersebut.
Kini, kondisi jalan terlihat jauh berbeda. Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan lebih nyaman tanpa harus bermanuver menghindari lubang seperti sebelumnya.
Jalan Lingkar Kapar–Walangsi sendiri merupakan salah satu jalur alternatif penting di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Ruas jalan tersebut kerap digunakan kendaraan dari arah Balangan, Tabalong hingga Kalimantan Timur yang menuju Kandangan, Rantau maupun Banjarmasin tanpa harus memasuki pusat Kota Barabai.
Perubahan kondisi jalan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat dan pengguna jalan yang rutin melintas di kawasan tersebut.
Andre (23), warga yang ditemui di sekitar lokasi, mengatakan kerusakan jalan sebelumnya sudah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan banyak pengendara.
“Kerusakan jalan ini sudah cukup lama. Dulu lubangnya banyak, jadi pengendara harus benar-benar hati-hati. Apalagi kalau malam hari atau pas jalan basah, lubangnya tidak terlalu kelihatan. Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Meski mengapresiasi perbaikan yang dilakukan, Andre berharap pemerintah dapat melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh pada ruas Jalan Lingkar Kapar–Walangsi yang panjangnya sekitar 8 kilometer.
“Kalau bisa jangan hanya ditambal atau diperbaiki sebagian. Harapan kami seluruh ruas jalan sekitar 8 kilometer ini diaspal ulang agar benar-benar mulus dan tahan lama,” pintanya.
Hal serupa disampaikan Misransyah, salah seorang pengguna jalan yang kerap melintasi ruas tersebut. Ia mengaku perbedaan kondisi jalan saat ini sangat terasa dibanding beberapa bulan lalu.
“Sekarang jauh lebih enak dilewati. Perjalanan terasa lebih lancar dan aman. Saya lumayan sering lewat di sini, jadi perubahannya sangat terasa dibanding waktu jalannya masih rusak,” katanya.
Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik juga memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat karena mobilitas menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya.
“Jalan ini termasuk jalur penting. Kalau seluruh ruasnya diaspal ulang tentu akan lebih baik lagi karena kendaraan yang lewat juga cukup banyak setiap hari,” tambahnya.
Kini, jalan Nasional yang sebelumnya sempat menjadi keluhan pengguna jalan itu kembali ramai dilintasi kendaraan dari berbagai arah.
Editor : Sutrisno
jalan Barabai HST