BANJARBARU – Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur menggelar Implementasi Keperawatan Komunitas di RW 05 yang meliputi RT 19, RT 20, dan RT 21, Kelurahan Sungai Ulin, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Survey Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat (MMD) yang sebelumnya dilakukan bersama warga untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan kesehatan di lingkungan setempat.
Berdasarkan hasil survei dan musyawarah tersebut, disepakati sejumlah program prioritas yang berfokus pada upaya promotif dan preventif, meliputi senam hipertensi, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak.
Ketua Pelaksana, M Syaufi mengatakan implementasi keperawatan komunitas merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program yang disusun berdasarkan kebutuhan warga.
"Seluruh rangkaian kegiatan yang kami laksanakan merupakan hasil identifikasi masalah kesehatan melalui Survey Mawas Diri dan Musyawarah Masyarakat. Harapannya, program yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan senam hipertensi yang diikuti antusias oleh warga, khususnya kelompok lansia. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak membiasakan aktivitas fisik sebagai salah satu cara menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah penyakit tidak menular.
Mahasiswa juga memberikan penyuluhan mengenai hipertensi, mulai dari faktor risiko, pentingnya pola makan rendah garam, aktivitas fisik yang teratur, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala agar komplikasi dapat dicegah sejak dini.
Sebagai bagian dari deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), mahasiswa membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Layanan tersebut dimanfaatkan warga untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus berkonsultasi mengenai pola hidup sehat.
Perwakilan warga, Khoiriyah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan edukasi sekaligus pemeriksaan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
"Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Warga bisa memeriksa kesehatan secara gratis sekaligus mendapatkan pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan," katanya.
Kegiatan berlangsung meriah dengan pembagian doorprize yang semakin meningkatkan partisipasi masyarakat.
Melalui implementasi keperawatan komunitas ini, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang sehat, mandiri, dan produktif.
Editor : Nurhidayat