RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melanjutkan pembangunan akses Jalan Margasari di Kabupaten Tapin menuju kawasan makam Datu Kabul.
Pekerjaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung konektivitas wilayah, termasuk memudahkan akses para peziarah menuju lokasi makam.
Berdasarkan data kontrak, Paket Pembangunan Jalan Margasari tercatat dengan nomor kontrak 600.1.1/1452/PUPR/2026 tertanggal 4 Mei 2026.
Nilai pekerjaan mencapai Rp4.883.276.405 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Kalsel.
Pengerjaan proyek ini dilaksanakan selama 180 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Pelaksana pekerjaan yakni CV Berkah Nusaimah Abadi, sedangkan pengawasan dilakukan oleh CV Karya Cakrawala Pranata.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, mengatakan penyelesaian pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) ditargetkan pada 30 Oktober 2026.
"Insyaallah pekerjaan selesai sesuai jadwal, atau PHO direncanakan pada 30 Oktober 2026," jelas Robby, Kamis (18/6).
Ia mengungkapkan, pengaspalan Jalan Margasari pada paket pekerjaan tahun ini memiliki panjang sekitar 1,6 kilometer. Sebelumnya, penanganan jalan tersebut telah dilakukan sepanjang 600 meter pada tahun 2025.
"Total panjang ruas jalan ini sekitar 3,3 kilometer. Untuk sisa penanganan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun berikutnya," jelasnya.
Pembangunan jalan tersebut menggunakan konstruksi box culvert 2 cell dengan lebar jalan mencapai 6 meter.
"Semoga peningkatan jalan ini dapat memperlancar mobilitas warga serta memberikan manfaat bagi masyarakat Tapin," harapnya.
Pembangunan Jalan Margasari disambut gembira warga sekitar. Sebab, sudah puluhan tahun mereka mengharapkan jalan diaspal.
"Seingat saya dulu sejak tahun 2006 jalan itu tidak pernah diperbaiki total," beber Irviana, warga Desa Teluk Haur, Kecamatan Candi Laras Utara.
Ia mengaku sering melintasi jalan tersebut jika ingin berpergian maupun ketika masa sekolah dulu. "Biasanya penanganan yang dilakukan berupa pengurukan, kalau hujan turun jalannya malah berlumpur," katanya.
Ibu satu anak ini bersyukur Jalan Margasari akhirnya jadi perhatian Pemprov Kalsel. "Selain akses masyarakat semakin mudah, kami juga bisa lebih nyaman kalau mau ziarah ke makam Datu Kabul," pungkasnya.
Editor : Sutrisno