WWW.RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku utama sektor pertanian dan perikanan.
Hal tersebut ditandai dengan pelepasan keberangkatan Kloter I Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Selatan yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.
Pelepasan secara resmi dilakukan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.
Rusdi Hartono menyampaikan keikutsertaan kontingen Kalimantan Selatan dalam PENAS XVII merupakan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah di bidang pertanian, perikanan, dan kelautan.
“PENAS bukan hanya menjadi ajang silaturahmi nasional bagi petani dan nelayan, tetapi juga wadah strategis untuk bertukar pengalaman, teknologi, inovasi, serta praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di daerah. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi,” kata Rusdi, Rabu (17/6/2026).
Ia menambahkan Pemprov Kalsel memberikan dukungan penuh kepada para peserta yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani, nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku utama lainnya dapat memperoleh berbagai pengetahuan baru yang nantinya dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kontingen Kalimantan Selatan diharapkan mampu menjadi duta daerah yang baik, menunjukkan semangat, disiplin, dan kebersamaan selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII. Pengalaman, inovasi, dan kemitraan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Banua,” tambahnya.
PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 merupakan forum nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pembudidaya ikan, penyuluh, serta berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan inovasi dalam rangka memperkuat ketahanan pangan serta pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.
Dengan keikutsertaan dalam ajang tersebut, Kalimantan Selatan diharapkan semakin mampu mempercepat pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.(mc)
Editor : Fauzan Ridhani