RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan melalui Program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen. Tahun 2026, program unggulan Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati H Juanda itu mendapat dukungan lebih besar dari perbankan daerah dan perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Dua lembaga keuangan daerah, Bank Kalsel dan Bank Tapin, kembali dipercaya sebagai penyalur kredit tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di Kabupaten Tapin.
Kepala Bank Kalsel Cabang Rantau, Fitri Hernadie, mengatakan pihaknya mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp1,3 miliar untuk mendukung program tersebut pada 2026.
"Pinjaman yang dapat diakses masyarakat berkisar antara Rp10 juta hingga Rp50 juta. Persyaratan administrasi sudah kami sampaikan dan relatif mudah dipenuhi. Jadi pelaku UMKM tidak perlu khawatir untuk mengajukan pinjaman, karena akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya, Jumat (12/06/2026).
Menurut Fitri, setiap calon penerima tetap akan melalui proses verifikasi perbankan sebagai bentuk kehati-hatian dalam penyaluran kredit.
"Memang akan dilakukan pengecekan karena ini menyangkut kepercayaan. Namun selama memenuhi syarat, tentu akan kami bantu," katanya.
Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 Bank Kalsel telah menyalurkan kredit Tapin Beriman sebesar Rp600 juta kepada 24 nasabah UMKM.
"Harapan kami program ini terus berkembang sebagai implementasi nyata visi Bupati dan Wakil Bupati Tapin dalam memperkuat sektor usaha kecil. Apalagi Bank Kalsel merupakan bank milik pemerintah daerah yang memang harus hadir mendukung masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Komisaris Bank Tapin, Herlinawati, menyampaikan optimismenya terhadap keberlanjutan program tersebut. Tahun ini Bank Tapin kembali mendapat kepercayaan menyalurkan Kredit Tapin Beriman dengan dukungan anggaran subsidi mencapai Rp2 miliar.
"Alhamdulillah tahun ini kami kembali dipercaya. Kalau tahun 2025 realisasi penyaluran mencapai Rp1,033 miliar. Untuk tahun ini subsidi berasal dari PT AGM dan PT BMB," ujarnya.
Ia berharap capaian tahun ini bisa melampaui realisasi tahun sebelumnya sekaligus semakin mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Tapin.
"Sejauh ini kredit yang kami salurkan berjalan lancar dan tidak ada yang macet. Mudah-mudahan tahun ini hasilnya lebih baik lagi sehingga semakin banyak UMKM yang berkembang," katanya.
Bupati Tapin H Yamani menegaskan Program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil yang selama ini kerap menghadapi kendala akses permodalan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perusahaan, BUMD, perbankan, dan semua pihak yang telah menunjukkan komitmen mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui Program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen," ucapnya.
Menurut Yamani, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat agar mampu berkembang dan menciptakan lapangan kerja baru.
"Program ini tidak hanya menjadi solusi pembiayaan, tetapi juga instrumen untuk menumbuhkan kewirausahaan, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing usaha, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tapin," tegasnya.
Ia menilai dukungan CSR dari berbagai perusahaan memiliki arti strategis karena menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat dalam membangun daerah.
Melalui kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian penyaluran kredit tersebut, Yamani berharap manfaat Program Kredit Tapin Beriman dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha hingga ke pelosok desa.
"Semakin banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi Kabupaten Tapin ke depan," pungkasnya.
Editor : Muhammad Rizky