RANTAU – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan Orientasi, Monitoring dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tapin.
Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Faridah menegaskan, keberadaan Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak tingkat keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing. Karena itu, penguatan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan.
“Tim Pendamping Keluarga bukan hanya pelaksana program, tetapi juga menjadi sahabat, motivator, edukator dan pendamping masyarakat dalam berbagai persoalan keluarga,” ujarnya, beberapa hari lalu di Aula Sekretariat PKK Tapin.
Ia menjelaskan, tugas TPK sangat dekat dengan masyarakat. Mulai dari mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita hingga keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Persoalan stunting, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan anak, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Stunting dapat memengaruhi perkembangan fisik, kemampuan belajar, produktivitas hingga kualitas hidup anak saat dewasa nanti,” katanya.
Karena itu, penanganannya memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader lapangan, PKK hingga masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Tapin juga mengapresiasi dedikasi para Tim Pendamping Keluarga yang selama ini aktif turun ke lapangan memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Menurutnya, tugas tersebut membutuhkan kesabaran, ketulusan dan semangat pengabdian yang tinggi.
“Kami sangat menghargai kerja keras seluruh Tim Pendamping Keluarga yang telah berkontribusi dalam mendampingi keluarga-keluarga di Kabupaten Tapin,” tuturnya.
Melalui kegiatan orientasi dan evaluasi tersebut, diharapkan kapasitas para pendamping semakin meningkat sehingga target percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin dapat tercapai secara optimal.
Editor : Muhammad Rizky