Bupati Kotabaru Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis dan unsur pimpinan DPRD, mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jakarta, Kamis (11/6).
Kedatangan rombongan pejabat Bumi Saijaan ini untuk melakukan audiensi dengan Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan Kurniawan.
Agenda utamanya, menyodorkan usulan pembangunan Embung Seratak dan Jaringan Irigasi Teknis agar bisa diakomodir dalam program nasional Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID).
Muhammad Rusli menegaskan, program WEFSRID ini sangat krusial bagi Kotabaru. Selain sejalan dengan Asta Cita Presiden RI terkait ketahanan pangan, proyek ini menjadi kunci transformasi ekonomi daerah.
"Kami berharap usulan ini bisa segera disetujui dan dieksekusi secepatnya. Ini demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kotabaru yang selama ini krusial," cetus Rusli.
Sementara itu, Syairi Mukhlis menambahkan, Kotabaru sebenarnya masuk dalam 13 kabupaten/kota di Kalsel yang mendapat mandat ketahanan pangan dari pusat.
Potensi lahan pertanian pun sangat luas. Sayangnya, impian itu selalu terbentur masalah pengairan.
Saat musim kemarau melanda satu hingga dua bulan saja, warga Kotabaru di Pulau Laut terpaksa harus membeli air bersih eceran yang diantar menggunakan tandon ke rumah-rumah.
"Embung Seratak ini solusi patennya. Kapasitasnya besar. Berdasarkan kajian, embung ini mampu mencukupi kebutuhan wilayah Pulau Laut, termasuk menyuplai air ke pertanian," papar Syairi.
Jika proyek ini disetujui pusat, dampaknya diyakini bakal luar biasa. Sawah-sawah di Kotabaru yang biasanya hanya bisa panen satu kali setahun, diproyeksikan bisa menggenjot produksi hingga dua sampai tiga kali panen dalam setahun.
Keberadaan embung ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan beberapa embung eksisting untuk mendistribusikan air bersih ke area perkotaan.
Gayung bersambut.
Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan mengapresiasi keseriusan Pemkab Kotabaru.
Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti usulan tersebut melalui diskusi virtual lanjutan guna mematangkan kriteria operasional, yang nantinya disusul dengan peninjauan langsung ke lapangan.
Editor : Sutrisno