Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bupati Sahrujani Salurkan 159 Jukung untuk Warga, Pengrajin Lokal Ikut Kecipratan Manfaat

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 12 Juni 2026 | 12:40 WIB
Bupati HSU, H Sahrujani melihat bantuan jukung untuk warga penerima manfaat Program UEP-P di Desa Sungai Kuini, Kecamatan Sungai Pandan, Kamis (11/6/2026).
Bupati HSU, H Sahrujani melihat bantuan jukung untuk warga penerima manfaat Program UEP-P di Desa Sungai Kuini, Kecamatan Sungai Pandan, Kamis (11/6/2026).(Foto:Pemkab HSU) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui Dinas Sosial Kabupaten HSU, Pemkab HSU menyalurkan Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif Perorangan (UEP-P) berupa 159 unit jukung kepada warga di berbagai kecamatan se-HSU.

Penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 itu dilakukan secara simbolis di Desa Sungai Kuini, Kecamatan Sungai Pandan, Kamis (11/6/2026). Sebanyak 10 unit jukung diserahkan langsung kepada penerima manfaat.

Bupati HSU, H Sahrujani menyerahkan bantuan tersebut didampingi Kepala Dinas Sosial HSU, Surya Supi, dan Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Muhammad Zaky Mubarak. Serta, Camat Sungai Pandan, Fajriyanur. Juga, Kepala Desa Sungai Kuini, Tarsid Herman Aini.

Sahrujani mengatakan bantuan jukung diberikan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada transportasi air dan aktivitas di wilayah perairan.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan produktivitas usaha dan menunjang aktivitas sehari-hari, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan jukung masih menjadi sarana vital bagi sebagian masyarakat HSU, khususnya di kawasan rawa dan daerah yang aktivitas kesehariannya tidak lepas dari jalur perairan.

Usai menyerahkan bantuan, Sahrujani melanjutkan kunjungan ke lokasi produksi jukung milik pengrajin lokal di Desa Datu Kuning, Kecamatan Amuntai Tengah. Di lokasi tersebut, ia melihat langsung proses pembuatan jukung yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan masyarakat HSU.

Bupati mengapresiasi para pengrajin yang mampu mempertahankan usaha tradisional sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi air.

Ia menegaskan, seluruh jukung yang disalurkan kepada masyarakat merupakan hasil karya pengrajin lokal HSU. Kebijakan tersebut sengaja dilakukan untuk memastikan manfaat program pemerintah tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga pelaku usaha daerah.

“Alhamdulillah, pengadaan bantuan jukung ini kita beli langsung dari pengrajin lokal Hulu Sungai Utara. Dengan demikian, anggaran pemerintah yang digunakan tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima bantuan, tetapi juga menghidupkan usaha para pengrajin daerah kita sendiri,” katanya.

Menurut Sahrujani, pemberdayaan pelaku usaha lokal harus menjadi bagian dari setiap program pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap pengadaan bantuan serupa pada masa mendatang tetap mengutamakan produk hasil karya masyarakat HSU.

Program UEP-P sendiri merupakan salah satu instrumen pemerintah daerah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Selain membantu penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas usaha, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dan menjaga keberlangsungan usaha lokal.

Melalui penyaluran 159 unit jukung tersebut, Pemkab HSU berharap produktivitas masyarakat semakin meningkat, ekonomi daerah bergerak lebih kuat, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Editor : Fauzan Ridhani
#Kecamatan Sungai Pandan #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara