RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp1,34 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2025.
Berdasarkan laporan realisasi anggaran, pendapatan daerah setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp3,32 triliun. Hingga akhir tahun 2025, realisasinya mencapai Rp3,88 triliun atau melampaui target sebesar Rp562 miliar.
Sementara itu, belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp4,12 triliun terealisasi Rp3,34 triliun. Dengan demikian, terdapat sekitar Rp775 miliar anggaran yang tidak terserap hingga tutup buku tahun anggaran.
Pada sektor pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp837 miliar terealisasi 100 persen. Sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp35 miliar terealisasi 87,50 persen.
Dari sisi akuntabilitas keuangan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanah Bumbu, Eryanto Rais, menyebut pemkab mampu kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun 2025. Predikat itu menjadi yang ke-13 kali diraih secara berturut-turut.
“Pencapaian ini berkat sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, dan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Editor : Arif Subekti