Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kenaikan BBM Non Subsidi Tak Picu Lonjakan Antrean Pertalite di SPBU Dulang

Rasidi Fadli • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:16 WIB
MASIH NORMAL: Antrean pembelian pertalite di Pom Dulang Kabupaten Tapin masih terpantau normal.
Foto Rasidi Fadli 
MASIH NORMAL: Antrean pembelian pertalite di Pom Dulang Kabupaten Tapin masih terpantau normal. Foto Rasidi Fadli 

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026 ternyata belum berdampak signifikan terhadap antrean BBM subsidi di Kabupaten Tapin.

Pantauan di SPBU Dulang, Rabu (10/6/2026), antrean kendaraan untuk mengisi BBM jenis Pertalite masih terpantau normal. Hanya belasan kendaraan roda dua maupun roda empat yang terlihat mengantre di lokasi tersebut.

Diketahui, harga BBM non subsidi mengalami kenaikan hingga sekitar 32 persen. Untuk wilayah Kalimantan Selatan, harga Pertamax yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.900 per liter kini menjadi Rp17.000 per liter.

Meski demikian, kondisi tersebut belum memicu lonjakan pembelian Pertalite maupun Bio Solar di SPBU Dulang. Ketersediaan stok BBM subsidi juga masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Setiap harinya, SPBU Dulang mendapatkan pasokan sekitar 8.000 liter Pertalite dan 8.000 liter Bio Solar. Jumlah tersebut dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Tapin dan sekitarnya.

Kepala Shift SPBU Dulang, Alan, mengatakan hingga saat ini antrean kendaraan untuk pengisian Pertalite masih dalam kondisi normal seperti hari-hari biasa.

“Untuk antrean Pertalite masih normal. Permintaan Pertamax juga masih seperti biasa karena memang menjadi kebutuhan kendaraan bermotor,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak SPBU tetap menerapkan aturan penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk kendaraan roda empat, pengisian Pertalite maupun Bio Solar wajib menggunakan barcode dan data kendaraan harus sesuai dengan yang terdaftar dalam sistem.

Sementara untuk kendaraan roda dua, pengisian tetap dilayani sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying menyusul kenaikan harga BBM non subsidi. Pasalnya, stok dan distribusi BBM di Kabupaten Tapin masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Dengan ketersediaan pasokan yang tetap terjaga, masyarakat diharapkan dapat membeli BBM sesuai kebutuhan sehingga distribusi energi tetap berjalan lancar dan merata.

Editor : Arif Subekti
#terhadap antrran #pertamax #Tapin #berdampak