BANJARBARU - Pemprov Kalsel terus mendorong percepatan penyediaan akses air minum aman bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha pada kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penyediaan Akses Aman Air Minum Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (9/6).
Ryan mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta menyamakan persepsi terkait indikator pencapaian akses air minum layak dan aman bersama pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat.
“Untuk akses air minum layak, Kalimantan Selatan sudah mencapai 100 persen. Namun untuk akses air minum aman saat ini masih sekitar 50 persen. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk melakukan percepatan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran perwakilan pemerintah pusat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi layanan air minum di Banua, sekaligus membuka peluang dukungan program dan pendanaan guna mempercepat pencapaian target akses air minum aman.
Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor kesehatan untuk memastikan pemenuhan parameter air minum aman, serta mengidentifikasi dukungan pembiayaan yang diperlukan.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat membantu melalui berbagai skema pendanaan, baik Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program yang bersumber dari APBN, sehingga percepatan peningkatan akses air minum aman dapat terlaksana,” katanya.
Ryan juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah pusat, hingga penyelenggara layanan air minum dalam mendukung percepatan pencapaian target tersebut. (al/ris)
Editor : Muhammad Rizky