Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Harga Pertamax Naik Per 10 Juni! Begini Kondisi SPBU di HSS

M Padil Ihsan • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:24 WIB
PERTAMAX: Pertalite habis, sisa pengguna Pertamax yang mengisi BBM di SPBU Ganda Desa Baluti. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin) 
PERTAMAX: Pertalite habis, sisa pengguna Pertamax yang mengisi BBM di SPBU Ganda Desa Baluti. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin) 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Kabar naiknya harga BBM jenis Pertamax pada Rabu (10/6/2026) membuat masyarakat terkejut.
Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), harga Pertamax yang awalnya Rp12.900 per liternya, kini naik signifikan menjadi Rp17.000 per liter. 
Salah satu operator pengisian BBM di SPBU Ganda Desa Baluti, Kecamatan Kandangan, Roby, membenarkan kabar kenaikan harga tersebut.
"Benar Pertamax naik dari Rp12.900 jadi Rp17.000, harga Pertalite tetap," ujar Roby.
Pantauan pagi hari ini, di SPBU Ganda tersebut, terjadi antrean pembeli yang ingin mengisi BBM, baik jenis Pertamax maupun Pertalite.

Masih Pagi Pertalite Sudah Habis

Namun antrean cepat terurai setelah sekitar pukul 09.00 WITA pagi tadi Pertalite dikabarkan sudah habis, sehingga para pengguna Pertalite tidak jadi mengisi BBM dan melanjutkan perjalanan. 
Zaky operator SPBU Ganda yang lainnya, mengatakan sejauh ini belum menemukan pengguna Pertamax yang beralih ke Pertalite akibat naiknya harga Pertamax. 
"Sejauh ini belum ada menemukan pembeli yang awalnya pertamax beralih ke pertalite. Pertalite memang sering cepat habis kalau jam 9 an ini," ujar Zaky. 

Pemilik Motor Pilih Tetap Pakai Pertamax

Sementara itu dari sisi pembeli, Nor Isnaini seorang pengguna Pertamax yang mengisi di SPBU Ganda mengaku sangat terkejut dengan kabar kenaikan harga Pertamax.
Meskipun harga Pertamax naik, dia tetap memilih menggunakan Pertamax. 
"Saya jujur sangat terkejut mendengar kabar ini. Tapi ya terima saja, motor saya sudah dari awal pakai Pertamax, jadi saya tetap pakai Pertamax. Takut merusak mesin kalau pindah ke Pertalite," jelas nya. 
Hal serupa juga dikatakan oleh pengguna Pertamax lainnya, Allif, yang juga tetap memilih menggunakan Pertamax. 
"Mobil dan motor saya pakai Pertamax. Terima saja kenaikan harga Pertamax ini. Saya malas ngantri dan bersaing dengan para pelangsir kalau beralih ke Pertalite," pungkas Allif.
Editor : Sutrisno
#pertalite #BBM #pertamax #Kandangan