Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

: Masa UAS, Pasokan MBG untuk Siswa MAN 2 Banjarmasin Disetop

M Oscar Fraby • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:47 WIB
MBG Dihentikan Sementara
MBG Dihentikan Sementara

 

BANJARMASIN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 2 Banjarmasin untuk sementara dihentikan selama pelaksanaan Ulangan Akhir Semester (UAS). Keputusan ini diambil pihak sekolah karena keterbatasan waktu istirahat siswa yang dinilai tidak memungkinkan untuk mendistribusikan makanan secara efektif.

Wakil Kepala MAN 2 Banjarmasin Bidang Kesiswaan, Imam Kasturi, menegaskan penghentian distribusi MBG bukan karena masalah pengiriman dari dapur penyedia, melainkan kendala teknis di sekolah. “Bukan masalah datangnya MBG. Mereka siap saja mengantar pagi. Yang menjadi kendala justru di sekolah saat mendistribusikan ke siswa,” ujarnya, Senin (8/6).

Selama ujian, jadwal berlangsung hingga pukul 10.00 dengan jeda antar mata pelajaran hanya sekitar 15 menit. Kondisi ini membuat siswa tidak memiliki waktu istirahat panjang untuk menerima dan mengonsumsi makanan. “Jeda antar mata pelajaran sangat mepet. Tidak ada waktu istirahat panjang, sementara konsentrasi siswa juga sedang fokus mengikuti ujian,” tambahnya.

Selain waktu yang terbatas, pihak sekolah juga menghadapi kesulitan mengendalikan peredaran ompreng atau wadah makanan. Dengan jumlah siswa mencapai 364 orang di kelas X dan 339 orang di kelas XI, pengelolaan ratusan ompreng menjadi tantangan tersendiri.

Situasi semakin rumit karena penempatan siswa selama ujian tidak selalu di kelas asal. Persebaran ruang ujian yang dilebarkan membuat pengawasan dan pengembalian wadah makanan sulit dilakukan. “Dalam satu kelas bisa terpecah ke beberapa ruangan. Jadi cukup sulit mengontrol ompreng dan pengembaliannya,” jelas Imam.

Untuk menghindari risiko kehilangan perlengkapan maupun terganggunya pelaksanaan ujian, sekolah memilih menghentikan sementara distribusi MBG. Imam menegaskan penghentian ini hanya berlaku selama masa ujian. Setelah kegiatan belajar mengajar kembali normal, program MBG akan berjalan seperti biasa.

Pihak sekolah juga memastikan keputusan tersebut telah dikoordinasikan dengan penyedia MBG jauh hari sebelumnya. “Kami sudah bersurat dan berkomunikasi sebelumnya. Jadi tidak ada masalah dengan pihak MBG, ini murni penyesuaian waktu di sekolah,” imbuhnya.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarmasin, Cahyadi, menyebut penghentian sementara distribusi MBG saat ujian merupakan hal yang diperbolehkan. Menurutnya, kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan sekolah untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Kalau sekolah meminta penyesuaian atau penghentian sementara karena ada kegiatan tertentu seperti ulangan, itu diperbolehkan. Nanti distribusi akan kembali normal setelah sekolah siap menerima,” ujarnya.

Ia menambahkan, fleksibilitas ini sudah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) program MBG. Penyesuaian jadwal distribusi juga dilakukan untuk menjaga kualitas makanan agar tidak tersimpan terlalu lama sebelum dikonsumsi. “Kalau ada sekolah yang memang menolak, kami juga tidak memaksakan. Yang terpenting program berjalan sesuai kebutuhan dan kesiapan sekolah,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizky
#Dihentikan Sementara #MAN 2 Banjarmasin #Mbg