RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) yang berada di Kota Banjarmasin menjadi perhatian serius Bupati HSU, H Sahrujani.
Minggu (7/6/2026), orang nomor satu di Bumi Bertaqwa itu turun langsung meninjau salah satu bangunan aset daerah yang sudah lama tidak difungsikan.
Didampingi Sekda HSU, Adi Lesmana, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Sahrujani memeriksa kondisi fisik bangunan yang dibangun pada tahun 2000 tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini aset sekaligus mengkaji peluang pemanfaatannya kembali.
Dari hasil pengecekan di lapangan, bangunan yang telah berdiri hampir dua dekade itu dinilai memerlukan perhatian khusus.
Selain kondisi fisik yang membutuhkan perbaikan, aset tersebut juga perlu ditata ulang agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah.
Sahrujani menegaskan bahwa aset daerah merupakan bagian dari kekayaan pemerintah yang harus dikelola secara maksimal. Menurutnya, aset yang tidak lagi digunakan tidak boleh dibiarkan terbengkalai tanpa perencanaan yang jelas.
“Aset daerah harus memiliki nilai guna dan manfaat yang jelas. Karena itu, kita ingin memastikan kondisi aset yang ada serta menyiapkan langkah-langkah strategis agar dapat dimanfaatkan kembali secara optimal,” ujarnya
Ia menambahkan Pemerintah Daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset yang belum termanfaatkan secara optimal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan barang milik daerah.
Bangunan yang ditinjau di Banjarmasin itu pun masuk dalam daftar prioritas untuk diremajakan.
Peremajaan dinilai penting agar aset tersebut dapat kembali difungsikan sesuai kebutuhan pemerintah daerah maupun pelayanan kepada masyarakat.
Peninjauan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab HSU dalam menata dan mengoptimalkan seluruh aset daerah.
Dengan pengelolaan yang lebih baik, aset pemerintah diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Editor : Fauzan Ridhani