RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Musibah kebakaran di kawasan Jalan S. Parman, Banjarmasin, Rabu (3/6) dini hari lalu, memantik simpati dari berbagai pihak.
Kepedulian terhadap warga yang terdampak ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan anggota Lanal Banjarmasin dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal AL) bersama Yayasan Mahatir Mohammad Zain, Kamis (4/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada delapan kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran dengan total bantuan mencapai Rp40 juta. dengan masing-masing keluarga menerima bantuan tunai sebesar Rp5 juta.
Pemilik Yayasan Mahatir Mohammad Zain, Muhammad Zain, yang langsung terjun ke lokasi menyerahkan bantuan, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga.
bantuan ini diharapkannya dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
"Kami turut merasakan kesedihan yang dialami warga. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali setelah musibah ini," ujarnya.
Selain memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar, Yayasan Mahatir Mohammad Zain juga menyalurkan uang belanja kepada warga sekitar yang terdampak secara tidak langsung akibat musibah tersebut.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang turut merasakan dampak kebakaran, baik karena terganggunya aktivitas sehari-hari maupun kebutuhan mendesak selama masa pemulihan lingkungan.
Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan dari personel Lanal Banjarmasin dan Pomal AL yang ikut mendampingi proses penyaluran bantuan. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.
Salah seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti baginya yang saat ini sedang berusaha memulai kembali kehidupan setelah rumahnya terdampak kebakaran.
Muhammad Zain menegaskan, bahwa kehadiran yayasan di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk membantu sesama, terutama ketika menghadapi musibah.
"Kami ingin memastikan bahwa bantuan tidak hanya dirasakan oleh korban yang kehilangan tempat tinggal, tetapi juga oleh warga sekitar yang ikut terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat," harapnya.
”Di saat musibah terjadi, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga kepedulian dan kehadiran sesama. Semoga para korban diberikan kekuatan dan kemudahan untuk bangkit kembali," tutup Muhammad Zain.
Editor : M Oscar Fraby