RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jemaah Embarkasi Banjarmasin. Hingga Kamis (4/6), tercatat sebanyak lima jemaah haji telah meninggal dunia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, mengungkapkan bahwa lima jemaah yang wafat terdiri dari tiga jemaah asal Kalimantan Selatan dan dua jemaah asal Kalimantan Tengah.
Menurutnya, sebagian jemaah meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Selain itu, ada pula jemaah yang wafat sebelum keberangkatan atau menjelang masuk ke Asrama Haji.
“Sampai hari ini, untuk Embarkasi-Debarkasi Banjarmasin, terdapat lima jemaah yang meninggal dunia. Mudah-mudahan para jemaah yang wafat mendapatkan ampunan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Eddy Khairani, Kamis (4/6).
Kemenhaj Kalimantan Selatan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Pihaknya juga memastikan seluruh hak jemaah yang wafat tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci, pemerintah akan memfasilitasi proses pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam. Selain itu, pelaksanaan Badal Haji juga akan dilakukan sehingga kewajiban ibadah hajinya tetap dapat ditunaikan.
Kemenhaj berharap seluruh jemaah haji yang masih menjalankan rangkaian ibadah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran hingga kembali ke tanah air.
Daftar Nama Jemaah Haji Wafat:
1. Muhammad Darmawan (67 Tahun) merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 ini merupakan warga asal Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah.
2. Maniah (65 Tahun), Jemaah Kloter 5, berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah.
3. H. Abdul Yazid Bustami (53 Tahun) Berangkat bersama Kloter 11, almarhum merupakan jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
4. Hj. Rusmini Idris Ijab (51 Tahun) almarhumah tergabung dalam Kloter 15 asal Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
5. H. Abdul Hamid Muhammad Nur (64 Tahun) Almarhum merupakan jemaah yang tercatat dalam Kloter 9, berasal dari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.