Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Harga Bawang Merah Meroket di Tabalong Rp 72 Ribu Perkilogram

Ibnu Dwi Wahyudi • Kamis, 4 Juni 2026 | 14:36 WIB
HARGA NAIK: Warga Tabalong saat membeli bawang merah.
HARGA NAIK: Warga Tabalong saat membeli bawang merah.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Harga bawang merah di Kabupaten Tabalong mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, harga rata-rata bawang merah pada Kamis (4/6/2026) mencapai Rp72.500 per kilogram.

Di tingkat pedagang pasar tradisional, harga bawang merah bahkan bervariasi antara Rp65 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, tergantung kualitas dan pasokan yang tersedia.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian DKUPP Tabalong, Noviana Eredha, mengatakan kenaikan harga dipicu berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi yang selama ini menjadi pemasok utama kebutuhan bawang merah di Tabalong.

Selain faktor pasokan, kenaikan biaya distribusi juga ikut mendorong harga melambung. Biaya transportasi, terutama yang dipengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM), membuat harga jual bawang merah di tingkat pasar ikut terkerek naik.

“Terjadi kenaikan harga rata-rata dari sebelumnya Rp62.500 menjadi Rp72.500 per kilogram,” ujar Noviana.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada pedagang yang terpaksa menyesuaikan harga jual kepada konsumen agar tetap dapat menutupi biaya pengadaan barang.

Meski harga terus merangkak naik, permintaan masyarakat terhadap bawang merah masih terpantau stabil dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan stok di pasaran untuk mengantisipasi gejolak harga yang lebih tinggi.

Sebagai langkah pengendalian, Pemkab Tabalong berencana menggelar operasi pasar atau pasar murah dalam waktu dekat guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Setelah melakukan pemantauan harga dan stok bawang merah di pasar, kami akan mengupayakan pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#harga #Tabalong #bawang merah