Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Isu Distribusi Solar Sulit Merebak, Tabalong Malah Deflasi 

Ibnu Dwi Wahyudi • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:08 WIB
Kepala Bagian Ekobang Setda Tabalong, Jelita Anggraini Meisarah 

(Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)
Kepala Bagian Ekobang Setda Tabalong, Jelita Anggraini Meisarah  (Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,
Tanjung - Ditengah isu distribusi solar yang sulit didapatkan, Kabupaten Tabalong ternyata mengalami deplasi atau penurunan harga barang di bulan Mei 2026 ini. 

Hal itu diketahui dari hasil perhitungan data rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima ke Pemkab Tabalong melalui Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Setda Tabalong, Rabu (3/6/2026).

Kepala Bagian Ekobang Setda Tabalong, Jelita Anggraini Meisarah mengatakan, secara perhitungan Tabalong deflasi min 0,41 persen untuk bulan ke bulan di bulan Mei.

Sementara untuk nilai inflasi tahun ke tahun diangka 3,81 persen, lebih tinggi dari tahun lalu diangka 3,74 persen.

"Kalau dilihat dari indek harga konsumen, Tabalong mengalami penurunan. Dari 112,37 menjadi 111,91 persen," terangnya.

Beberapa komoditas yang mengalami turun harga di tengah isu solar yang sulit, diantaranya daging ayam ras, emas perhiasan, telur ayam ras, jagung manis dan ikan papuyu.

Meski begitu ada komoditas yang menyumpang peningkatan harga, terdiri dari ketimun, ikan layang, minyak goreng, telpon seluler dan buncis.

Informasi yang diterima, masalah solar di Tabalong sulit untuk didapatkan, di SPBU, karena antrean cukup panjang. Kalaupun ada, dibatasi jumlahnya. 

Editor : Arif Subekti
#solar subsidi #mengalami deflasi #Tabalong #Penurunan Harga