Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bukti Cinta Sejati, Mantan Bupati Kotabaru Ke-10 Selalu Datang Harjad Bumi Saijaan

Jumain Radar Banjarmasin • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:03 WIB
SEMANGAT: Tata M Anwar mantan Bupati Kotabaru 1990-1995 diwawancarai Radar Banjarmasin.
Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin. 
SEMANGAT: Tata M Anwar mantan Bupati Kotabaru 1990-1995 diwawancarai Radar Banjarmasin. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin. 

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Langkah kakinya tak lagi segapah dulu. Gurat usia senja jelas terpahat di wajahnya. Bahkan, untuk menangkap riuh suara di sekitarnya, sebuah alat bantu dengar kini terpasang di telinganya, Rabu (3/6).

Namun, bagi Tata M Anwar, keterbatasan fisik dan usia bukanlah penghalang untuk menuntaskan sebuah kerinduan mendalam kepada Bumi Saijaan.

Di tengah gemerlap dan suka cita peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Kabupaten Kotabaru, kehadiran sosok Bupati ke-10 Kotabaru (periode 1990–1995) ini mencuri perhatian sekaligus menguras emosi siapa saja yang melihatnya.

Bagaimana tidak, Tata M Anwar menjadi satu-satunya mantan bupati yang tak pernah absen. Selama beberapa tahun berturut-turut, wajah sepuhnya selalu menghiasi kursi kehormatan, baik saat sidang paripurna yang khidmat maupun di acara pembukaan.

Tahun ini, ia kembali melakukan perjalanan panjang yang melelahkan fisik. Terbang jauh dari Bandung, melintasi pulau, demi bisa menyaksikan tanah yang pernah dipimpinnya era 90-an itu merayakan hari lahir. 

Ada rasa bangga yang membuncah dari sorot matanya yang mulai meredup. Rasa bangga yang mengalahkan rasa lelah di tubuh tuanya.

Di sela-sela acara, sebuah doa tulus terlintas dan terucap dari bibirnya untuk Kotabaru. Doa dari seorang pemimpin yang pernah meletakkan fondasi pembangunan, yang hingga hari ini mencintai daerah ini tanpa batas waktu dan jabatan.

Kehadiran Tata M Anwar bukan sekadar formalitas undangan protokoler. Ini adalah teladan nyata tentang loyalitas, cinta, dan dedikasi yang tak pernah purnatugas. 

Di usia senjanya, beliau mengajarkan kepada generasi penerus, bahwa mengabdi pada daerah tidak berhenti saat masa jabatan berakhir, melainkan tertanam seumur hidup di dalam dada.

Dalaman wawancara khusus Radar Banjarmasin Tata M Anwar, Senin (1/6) menyampaikan harapannya yang begitu menyentuh.

"Kotabaru selalu dipimpin oleh pimpinan yang amanah, pro-rakyat. Kotabaru kita ini di masa depan akan makin hebat dengan teknologi canggih yang ada. Kalau aku ibaratkan ini sebuah kendaraan mutakhir, canggih, pernah aku ada di dalamnya, punya andil-lah. Tapi aku merasa andil di mobil besar ini hanya sebagai pentil aja. Aku hanya sebagai pentil aja," ujarnya.

Dengan maksud lanjutnya  mobil canggih apabila pentilnya tidak berfungsi, ini tidak akan jalan. Tapi kalau pentil itu berfungsi sesuai dengan tugas tanggung jawab amanah, insyaallah Kotabaru ini akan Hebat.

“ Zaman aku kan dulu seperti apa Kotabaru Hebat, hebat ya, Itu aja barangkali," tutupnya.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #mantan bupati #Hari Jadi