BANJARBARU – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru melakukan peninjauan lapangan langsung ke proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Palam dan Kelurahan Guntung Manggis.
Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur vital tersebut berjalan sesuai target dan mutu yang direncanakan.
Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, H. Muhammad Syahrial, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan bersama seluruh anggota komisi di lapangan, pengerjaan fisik jembatan saat ini mengalami deviasi positif dan terus bergerak maju.
"Kami turun langsung bersama kawan-kawan Komisi III untuk melihat progresnya. Saat ini realisasi pekerjaan sudah berjalan dengan baik dan mencapai sekitar 8 persen," ujar Syahrial kepada awak media usai peninjauan.
Di lokasi proyek, rombongan wakil rakyat didampingi langsung oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, termasuk Sekretaris Dinas PUPR beserta Kepala Seksi terkait.
Selain itu, hadir pula Lurah Palam dan Lurah Guntung Manggis yang memantau langsung dampak konektivitas bagi warga mereka.
Syahrial menjelaskan, di lapangan saat ini terlihat tiang pancang jembatan sudah sepenuhnya tertanam ke dalam tanah.
Berdasarkan data kontrak kerja, proyek jembatan strategis ini ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat pada 28 Oktober 2026 mendatang. Pihak legislatif pun meminta komitmen penuh agar penyelesaiannya tepat waktu sesuai kalender kontrak.
Menariknya, proyek ini sempat membentang di tengah bayang-bayang gejolak ekonomi global yang memicu kelangkaan material besi khusus yang harus dipesan dari Jakarta. Namun, pihak kontraktor memastikan pasokan aman karena telah melakukan langkah antisipatif.
"Tadi dari pihak kontraktor menyampaikan, alhamdulillah bahan besi yang dipesan dari luar daerah sudah dibayar uang muka (dipanjar) terlebih dahulu. Jadi, proyek ini tidak terpengaruh oleh gejolak isu global terkait material. Sekarang tinggal proses pengiriman menuju lokasi di Banjarbaru," beber Syahrial.
Secara kelembagaan, Komisi III DPRD Banjarbaru menegaskan dukungan penuhnya terhadap percepatan pembangunan jembatan penghubung Palam-Guntung Manggis ini.
Apalagi, proyek jalan siripnya juga mendapat sokongan anggaran pusat melalui bantuan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Kehadiran jembatan ini disambut sangat antusias oleh kedua lurah yang berhadir. Pasalnya, infrastruktur ini bakal mengakhiri masa di mana warga harus memutar jauh untuk berpindah kelurahan.
Dampak paling signifikan akan dirasakan oleh anak-anak sekolah yang kini bisa memangkas waktu perjalanan ke sekolah dengan sangat drastis karena jalur yang lebih efisien dan terintegrasi.
Tidak hanya bagi dunia pendidikan, terbukanya aksesibilitas ini diproyeksikan mampu mendongkrak roda perekonomian lokal secara makro. Pihak kelurahan meyakini sektor UMKM di kedua wilayah akan tumbuh pesat.
Selain mempermudah mobilitas bagi perajin di Kampung Purun, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi komoditas usaha mikro lainnya, mulai dari sektor kuliner, jasa, hingga perdagangan rumahan yang selama ini terkendala jarak tempuh
Editor : Muhammad Rizky