RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Jemaah haji asal Kabupaten Tapin yang tergabung dalam Kloter BDJ 15 telah menyelesaikan seluruh rangkaian wajib ibadah haji setelah menuntaskan tawaf ifadah dan sai di Masjidil Haram, Makkah.
Dengan selesainya rangkaian tersebut, para jemaah Tapin secara syariat telah menunaikan seluruh rukun haji dan kini memasuki masa menunggu kepulangan ke tanah air sambil memperbanyak ibadah sunah di Tanah Suci.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Tapin tahun 2026, Noor Ipansyah, mengatakan setelah kembali dari Mina pada 30 Mei waktu Arab Saudi sekitar pukul 09.00 pagi, seluruh petugas Kloter BDJ 15 langsung menggelar rapat koordinasi guna mempersiapkan pelaksanaan tawaf ifadah dan sai.
“Setelah salat Zuhur, petugas kloter mengadakan rapat persiapan tawaf ifadah dan sai sebagai penyempurna rukun haji,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Menurut Noor Ipansyah, pelaksanaan tawaf tidak langsung dilakukan pada siang hari karena mempertimbangkan kepadatan luar biasa di Masjidil Haram serta suhu udara Makkah yang sangat panas.
Petugas akhirnya memutuskan pelaksanaan tawaf ifadah dan sai dilakukan pada malam hari agar jemaah lebih nyaman dan aman saat beribadah.
“Karena padatnya Masjidil Haram dan cuaca yang sangat panas, maka dipilih waktu malam hari untuk pelaksanaan thawaf ifadlah dan sai,” katanya.
Tidak hanya itu, petugas juga mengambil langkah khusus bagi jemaah lanjut usia dan kategori risiko tinggi (risti). Demi menjaga keselamatan mereka, pelaksanaan thawaf sempat ditunda hingga kondisi lebih memungkinkan.
Saat itu, Masjidil Haram dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara yang melaksanakan thawaf ifadlah pasca-Armuzna. Di saat bersamaan, banyak jemaah domestik Arab Saudi juga melaksanakan tawaf wada.
“Untuk keselamatan jamaah lansia dan risti, pelaksanaan thawaf sempat kami tunda karena kepadatan jamaah yang sangat tinggi,” jelasnya.
Setelah kondisi lebih kondusif, para lansia dan jemaah risiko tinggi akhirnya dapat melaksanakan thawaf ifadlah dan sai dengan pendampingan penuh dari petugas kloter.
“Alhamdulillah malam ini seluruh jamaah yang tertunda sudah dapat melaksanakan thawaf dan sai. Dengan demikian seluruh rangkaian ibadah haji jamaah Tapin dan Kloter BDJ 15 telah selesai,” ungkap Noor Ipansyah.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi kesehatan jemaah kini jauh lebih baik dibandingkan saat baru kembali dari Mina. Sebelumnya banyak jemaah mengalami batuk akibat kelelahan, perubahan cuaca serta padatnya aktivitas ibadah.
Namun berkat kerja keras tim kesehatan kloter, keluhan tersebut berangsur membaik.
“Alhamdulillah jemaah sudah sehat. Setelah pulang dari Mina memang banyak yang batuk-batuk, tetapi tim kesehatan bekerja luar biasa sehingga sekarang kondisi jamaah semakin membaik,” katanya.
Editor : Sutrisno