Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Irawan, mengatakan saat ini proyek memasuki tahap akhir persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Dalam waktu dekat, pemerintah kota akan melakukan penandatanganan kontrak dengan pihak pelaksana.
"Insya Allah awal Juni sudah berkontrak. Memang ada pergeseran sekitar satu bulan dari jadwal sebelumnya, tetapi tidak memengaruhi target penyelesaian pekerjaan," ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Setelah kontrak diteken, pekerjaan fisik diperkirakan mulai berjalan pada pertengahan Juni. PUPR telah menghitung durasi pelaksanaan secara matang sehingga target penyelesaian tetap dapat tercapai.
"Kami menargetkan pekerjaan selesai dalam waktu sekitar 6,5 bulan. Jadi awal Desember sudah bisa rampung," katanya.
Menurut Chandra, berbagai persiapan teknis maupun administrasi yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proyek telah diselesaikan. Karena itu, pihaknya optimistis pembangunan dapat berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.
Jembatan Zafry Zamzam nantinya akan dibangun menggunakan konstruksi baja sebagai struktur utama. Pemilihan material tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis serta desain jembatan yang telah dirancang sebelumnya.
"Struktur utamanya menggunakan baja, bukan beton," jelasnya.
Dengan pagu anggaran mencapai sekitar Rp14 miliar, pembangunan Jembatan Zafry Zamzam diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di Kota Banjarmasin.
Jika selesai tepat waktu, jembatan ini akan menjadi infrastruktur penting yang mendukung aktivitas warga serta memperkuat akses transportasi di wilayah sekitarnya.
Editor : Eddy Hardiyanto