Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

RSUD Tanah Bumbu Bakal Tambah Kapasitas Layanan Cuci Darah

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Senin, 1 Juni 2026 | 15:10 WIB
PERESMIAN: Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menggunting pita saat meresmikan Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor di Batulicin, Senin (1/6/2026). (Foto: Zulqarnain/Radar Banjarmasin)
PERESMIAN: Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menggunting pita saat meresmikan Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor di Batulicin, Senin (1/6/2026). (Foto: Zulqarnain/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif meresmikan Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Senin (1/6/2026).
Fasilitas tersebut dibangun untuk meningkatkan kapasitas layanan cuci darah bagi pasien gagal ginjal di Kabupaten Tanah Bumbu.
Gedung baru itu dilengkapi ruang hemodialisis, area penerimaan pasien, serta ruang karantina mandiri.
Saat ini tersedia 10 mesin hemodialisis yang siap beroperasi, sementara rumah sakit menargetkan kapasitas layanan bertambah hingga 20 mesin setelah seluruh perizinan dan sarana pendukung terpenuhi.
Usai meninjau fasilitas tersebut, Andi Rudi Latif mengatakan peningkatan sarana kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan gedung dialisis diharapkan memudahkan pasien memperoleh layanan cuci darah tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
“Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, dr. Emma Heriyantie, mengatakan pembangunan gedung dialisis dilakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan layanan cuci darah yang selama ini menyebabkan antrean pasien.
Saat ini tercatat 43 pasien masuk daftar tunggu layanan hemodialisis, termasuk lima pasien yang berasal dari Kabupaten Kotabaru.
“Dengan adanya penambahan fasilitas ini, kapasitas layanan diharapkan meningkat sehingga antrean pasien dapat berkurang,” kata Emma.
Ia menjelaskan layanan dialisis di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor telah berjalan sejak 2019 dengan empat tempat tidur dan empat mesin. Seiring meningkatnya kebutuhan, jumlah mesin secara bertahap bertambah hingga mencapai 10 unit.
Meski demikian, kapasitas layanan masih terbatas. Dalam satu shift pelayanan, rumah sakit saat ini hanya dapat melayani delapan pasien peserta BPJS Kesehatan dan satu pasien umum, sedangkan satu mesin lainnya disiapkan sebagai cadangan.
Ke depan, pihak rumah sakit akan melengkapi berbagai persyaratan perizinan dan sarana pendukung untuk merealisasikan penambahan kapasitas hingga 20 tempat tidur dan mesin hemodialisis.
Editor : Sutrisno
#Tanah Bumbu #batulicin