Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Desa Cantik Jadi Senjata Pemkab HSU Perkuat Data Pembangunan

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 26 Mei 2026 | 19:53 WIB
MOMEN: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani membuka kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Aula Kantor DPMD HSU, Senin (25/5/2026).(Foto: Pemkab HSU) 
MOMEN: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani membuka kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Aula Kantor DPMD HSU, Senin (25/5/2026).(Foto: Pemkab HSU) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) terus mendorong penguatan tata kelola data hingga tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor DPMD Amuntai, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa beserta jajaran, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten HSU Deddy Winarno bersama jajaran, para Camat, Kepala Desa, Lurah, peserta pembinaan, serta tamu undangan lainnya.

Bupati HSU, H Sahrujani mengatakan Program Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, pembangunan saat ini tidak cukup hanya berbicara program, tetapi juga harus didukung data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Program Desa Cantik sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah karena desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus sumber utama data pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai meningkatnya kemampuan desa dalam mengelola statistik akan membuat kebijakan pembangunan semakin tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Sahrujani juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dengan BPS dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Sementara itu, Kepala BPS HSU, Deddy Winarno menyampaikan pembinaan Desa Cantik membawa dampak positif bagi desa, terutama dalam meningkatkan kemampuan aparatur desa mengelola data statistik secara mandiri.

Menurutnya, melalui program tersebut kualitas data desa akan semakin baik dan mampu menjadi dasar pengambilan keputusan pembangunan.

“Dengan adanya pembinaan Desa Cantik ini, desa diharapkan mampu mengelola data secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan data yang akurat,” katanya.

Ia menjelaskan dampak positif program itu di antaranya meningkatkan kualitas data desa dari sisi kelengkapan maupun ketepatan informasi. Selain itu, pembangunan desa juga dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran melalui pengambilan keputusan berbasis data.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab HSU berharap aparatur desa semakin memahami pentingnya data statistik, mampu menyusun profil dan publikasi desa, serta membentuk agen statistik desa yang aktif dan berkelanjutan.

Bupati HSU juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat data sosial ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

Ia pun berpesan kepada seluruh Kepala Desa dan Aparatur Desa agar mengikuti pembinaan dengan serius, serta menjadikan data sebagai dasar penyusunan program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pelayanan masyarakat, hingga pengembangan potensi desa.

“Semoga melalui Program Desa Cantik, desa-desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara semakin maju, mandiri, dan mampu menghasilkan data berkualitas untuk mendukung pembangunan yang lebih baik,” harapnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari peserta pembinaan sebagai upaya bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, berbasis data, dan berkelanjutan menuju HSU Bangkit.

Editor : Fauzan Ridhani
#Desa Cantik #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara