Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wakil Bupati Kabupaten HSU Dorong Pembudidaya Ikan Produksi Pakan Mandiri

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 26 Mei 2026 | 18:21 WIB
MOMEN: Wabup HSU, Hero Setiawan saat menghadiri Sosialisasi Formulasi Pakan Mandiri di Aula MAN 2 Amuntai, Senin (25/5/2026). (Foto: Pemkab HSU) 
MOMEN: Wabup HSU, Hero Setiawan saat menghadiri Sosialisasi Formulasi Pakan Mandiri di Aula MAN 2 Amuntai, Senin (25/5/2026). (Foto: Pemkab HSU) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM. AMUNTAI – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan menghadiri Sosialisasi Formulasi Pakan Mandiri di Aula MAN 2 Amuntai, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mendorong efisiensi biaya budidaya ikan melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GerPARI).

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan HSU, Khairi Hanani bersama para pembudidaya ikan dan masyarakat perikanan.

Dalam sambutannya, Hero Setiawan mengatakan sektor perikanan memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Namun, tingginya biaya operasional, terutama harga pakan, masih menjadi tantangan utama para pembudidaya ikan.

“Komponen pakan saat ini bisa mencapai 60 hingga 70 persen dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan pabrikan dengan harga yang terus fluktuatif tentu sangat membebani para pembudidaya,” ujarnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Daerah agar masyarakat tidak hanya bergantung pada pakan pabrikan, tetapi mampu memproduksi pakan sendiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.

Hero juga meminta peserta mengikuti materi dan praktik formulasi pakan dengan serius, mulai dari pemahaman kandungan gizi, komposisi bahan baku, hingga teknik pengolahan pakan berkualitas dengan biaya lebih murah.

Ia mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal seperti dedak, limbah ikan, biomassa, hingga azolla sebagai bahan baku alternatif pakan ikan.

“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung kelompok pembudidaya melalui pelatihan lanjutan maupun bantuan fasilitas mesin pembuat pakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hero turut mengungkapkan adanya inovasi baru yang tengah dikembangkan bersama akademisi dan mahasiswa bidang peternakan terkait pemanfaatan bahan baku lokal untuk formulasi pakan ternak dan ikan.

Pengembangan tersebut dilakukan di Desa Darussalam, Kecamatan Danau Panggang dan Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah. Kedua wilayah itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi formula pakan unggulan daerah.

Menurut Hero, inovasi berbasis potensi lokal tersebut diharapkan mampu menjadi terobosan baru dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan dan peternakan di HSU.

Melalui program GerPARI, Pemkab HSU berharap biaya produksi budidaya ikan dapat ditekan sehingga hasil usaha meningkat dan para petani ikan semakin mandiri.

Editor : Fauzan Ridhani
#formulasi pakan mandiri #Hero Setiawan #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara