Ulat Maggot Jadi Andalan Pembudi Daya Ikan HSS, Bisa Tekan Biaya Pakan
M Padil Ihsan• Senin, 25 Mei 2026 | 15:34 WIB
Ulat Maggot. (Foto: Canva) RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Di tengah lonjakan harga barang dari berbagai sektor yang sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat, ulat maggot menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran bagi para pembudi daya ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Ulat maggot bisa dijadikan pakan ikan bagi para pembudi daya.
Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS, Fatmadiansyah, mengatakan pembuatan pakan alami dengan menggunakan ulat maggot sebagai bahannya sangat efektif untuk menekan biaya produksi.
"70 persen biaya budi daya ikan itu berada pada biaya pakannya, dengan pakan alami dari ulat maggot ini bisa menekan biaya, dan ulat maggot mempunyai 40 persen protein yang bagus untuk ikan," ujarnya, Senin (25/5/2026).
Oleh karena itu, para pembudi daya ikan ditekankan untuk memelihara maggot sendiri untuk dijadikan campuran pada umpan, karena cara beternak maggot sangatlah mudah.
"Kami tekankan kepada pembudi daya ikan untuk beternak maggot sebagai campuran umpan. Setidaknya bisa menekan biaya, dari 100 persen biaya pakan, sudah ditutupi 40 persen nya oleh ulat maggot, jadi hanya 60 persen pengeluaran untuk membeli pakan luaran," tegasnya.
Sementara itu Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Raudhatul Muhibbin yang ada di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Rusmadi, mengatakan ulat maggot memang sangat mudah dipelihara.
"Dari telur itu 2 hari sudah menetas, dan antara umur 4-5 hari sudah bisa dipanen untuk pakan ikan. Juga untuk makanan ulat maggot ini sangat mudah dicari, bisa menggunakan limbah sampah organik," ujar Rusmadi Senin (25/5/2026).
Oleh sebab itu, dengan menggunakan limbah sampah organik sebagai makanan maggot, bisa menekan jumlah sampah.
"Kami biasanya mengambil dari limbah sampah sisa di SPPG, kami sediakan wadah untuk sampah nya, sore sudah bisa kami ambil di SPPG," tambah Rusmadi.
Rusmadi mengatakan dengan ulat maggot juga bisa menekan penggunaan pakan ikan, dimana satu kali memberi makan ikan dengan campuran ulat maggot itu bisa tahan sampai 6 hari, sehingga bisa menjadi lebih hemat.
"Tergantung jumlah ulat maggot yang kita gunakan sebagai pakan, apabila banyak, itu bisa tahan sampai 6 hari, jadi tidak perlu tiap hari memberi makan ikan," pungkasnya.