Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pedagang Kembang Pelaihari Direlokasi, Kini Dapat Tempat Lebih Nyaman

Norsalim Yahya • Jumat, 15 Mei 2026 | 11:11 WIB
DITATA : Aktivitas pedagang kembang yang berjualan di depan Kuburan Muslimin Pelaihari, Jumat (15/5/2026). (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
DITATA : Aktivitas pedagang kembang yang berjualan di depan Kuburan Muslimin Pelaihari, Jumat (15/5/2026). (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menyiapkan lokasi baru untuk merelokasi pedagang kembang yang selama ini berjualan di depan Kuburan Muslimin Pelaihari.

Lokasi baru tersebut berada di Jalan Pusara Pelaihari, tepat di samping area Kuburan Muslimin dan tidak jauh dari lokasi lama para pedagang.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (15/5/2026), tempat relokasi yang dibangun DPRKPLH Tala telah rampung. Bangunan semi permanen itu mampu menampung hingga 38 pedagang dan kini siap digunakan.

Salah seorang pedagang kembang, Nurhalizah, mengaku telah mengetahui rencana relokasi tersebut dan menyambut baik kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, tempat baru dinilai lebih nyaman bagi para pedagang.

“Alhamdulillah, kami diberikan tempat yang lebih nyaman. Jadi tidak perlu lagi menyiapkan payung karena kalau ada angin kencang atau hujan, payung bisa rusak,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah pedagang kembang di sekitar Kuburan Muslimin Pelaihari berkisar 30 orang, terdiri atas pedagang asal Tala maupun dari luar daerah.

“Pedagang asal Pelaihari sekitar 10 orang, sisanya dari luar daerah,” kata pedagang yang dikenal dengan sebutan Acil Kembang Beramban tersebut.

Terpisah, Kepala DPRKPLH Tala, Gusti Dwi Erzandi Kusuma, mengatakan relokasi dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan di Kota Pelaihari.

“Para pedagang kembang akan ditempatkan di lokasi tersebut dan tidak diperbolehkan lagi berjualan di luar area yang telah disediakan. Seluruh pedagang juga sudah menyetujui relokasi ini,” katanya.

Selama ini, para pedagang kembang diketahui berjualan di area pedestrian depan atau seberang Kuburan Muslimin Pelaihari. Kondisi tersebut dinilai mengganggu estetika kawasan dan akses pejalan kaki sehingga perlu dilakukan penataan.

Editor : Arif Subekti
#relokasi pedagang kembang #kuburan muslim pelaihari #DPRKPLH Tanah Laut