RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Suasana kawasan wisata Siring Laut Kotabaru mendadak pecah dan penuh gelak tawa, Kamis (14/5/2026). Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang biasanya sibuk di balik meja kantor, kali ini berubah menjadi “pejuang” adu kekuatan dalam lomba tarik tambang antar-SKPD.
Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru itu menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.
Event olahraga tradisional tersebut sukses menyedot perhatian masyarakat. Area Siring Laut dipadati warga yang antusias menyaksikan pertandingan penuh gengsi antarinstansi pemerintahan.
Pantauan di lapangan, tensi pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Di bawah terik matahari pesisir, para peserta saling adu tenaga demi membawa nama baik instansi masing-masing.
Keringat bercucuran, teriakan suporter menggema, sementara aksi-aksi lucu para peserta saat bertarung menarik tali tambang berkali-kali mengundang tawa penonton.
Persaingan antar-SKPD membuat pertandingan berlangsung seru dan penuh drama. Masing-masing tim menunjukkan strategi dan kekompakan demi menjadi yang terbaik.
Setelah melewati pertandingan yang menguras tenaga, tim Dinas Perhubungan Kotabaru akhirnya keluar sebagai juara pertama.
Posisi runner-up diraih Badan Pendapatan Daerah Kotabaru setelah tampil sengit di partai final.
Sementara itu, Satpol PP Kotabaru berhasil mengamankan posisi ketiga usai mengalahkan tim tuan rumah, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kotabaru yang harus puas di posisi keempat.
Kepala Disparpora Kotabaru, Kamirudin, mengaku gembira melihat antusiasme peserta maupun masyarakat yang hadir.
“Acara ini sangat meriah. Kita bisa melihat bagaimana semangat sportivitas dan gotong royong ditunjukkan seluruh SKPD. Ini momentum luar biasa untuk memeriahkan Hari Jadi Kotabaru ke-76 sekaligus mempererat silaturahmi antaraparatur,” ujarnya.
Kemeriahan lomba juga dirasakan masyarakat yang menonton langsung di lokasi. Rizal, salah seorang warga Kotabaru, mengaku sangat terhibur dengan perlombaan tersebut.
“Seru sekali nontonnya. Jarang-jarang lihat pegawai kantoran sampai mandi keringat dan ngotot membela instansinya,” katanya sambil tertawa. Apalagi ASN sampai terseret.
Menurutnya, kegiatan seperti ini layak lebih sering digelar karena selain melestarikan olahraga tradisional, juga mampu menghidupkan suasana perayaan hari jadi daerah.
Editor : Eddy Hardiyanto