RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Keluhan warga terkait kondisi jalan yang tak kunjung diaspal di Perumahan Kampoeng Shafwah Asri (KSA) Landasan Ulin akhirnya mendapat respons dari pihak pengembang.
Shafwah Royal Property menegaskan bahwa kewajiban penyerahan fasilitas umum (fasum), termasuk akses jalan, sudah dilakukan secara bertahap kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.
Managing Director Shafwah Royal Property, Dien Sugeng Cahyadianto, membeberkan bahwa untuk Perumahan KSA Tahap 1 hingga Tahap 3, proses serah terima sudah rampung sejak lama. Hal ini diperkuat dengan adanya Berita Acara Serah Terima (BAST) resmi.
"Sudah kami serahkan dan sudah ada BAST-nya. Laporan hasil pemeriksaan hingga administrasi fisik prasarana pun sudah lengkap," ujar Dien saat ditemui di kantornya, Jalan Trikora Banjarbaru, Selasa (12/5).
Dien merincikan, serah terima untuk tiga tahap awal tersebut dilakukan pada tahun 2017 silam melalui BAST nomor 503/12/DPMPTSP-BAST/2017.
Dengan dokumen tersebut, secara legalitas, tanggung jawab perawatan dan peningkatan kualitas jalan pada area tersebut kini berada di ranah pemerintah daerah.
Sementara itu, untuk pengembangan unit di Tahap 4 dan Tahap 5, Dien menyebut proses hibah fasum saat ini sedang berjalan.
Pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Banjarbaru.
"Saat ini masih dalam tahap pengukuran oleh dinas terkait. Karena pembangunan rumah di sana sudah rampung 100 persen, maka kewajiban kami adalah menyerahkan fasum tersebut kepada Pemko," tegasnya.
Pihak pengembang menyadari adanya kegelisahan warga yang dituangkan melalui spanduk-spanduk protes di area perumahan.
Dien berharap, setelah proses administrasi ini tuntas, Pemko Banjarbaru bisa segera melakukan langkah konkret berupa pengaspalan jalan.
"Kami sangat berharap aspirasi warga bisa segera direalisasikan oleh Pemko. Memang kondisi jalan menjadi poin utama keluhan warga. Semoga bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
Sebelumnya, kondisi jalan di KSA Landasan Ulin sempat memicu perhatian Wali Kota Banjarbaru setelah warga mengeluhkan sengketa infrastruktur yang menghambat kenyamanan mobilitas mereka sehari-hari.
Editor : Arif Subekti