Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Menjelang Iduladha, Pesanan Sapi Kurban di Balangan Mulai Ramai

M Dirga • Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB
STOK KURBAN: Salah satu peternak di Desa Sumber Rezeki saat menunjukkan sapi kurban yang sudah dipesan oleh pembeli untuk kebutuhan Iduladha mendatang. (M Dirga/ Radar Banjarmasin)
STOK KURBAN: Salah satu peternak di Desa Sumber Rezeki saat menunjukkan sapi kurban yang sudah dipesan oleh pembeli untuk kebutuhan Iduladha mendatang. (M Dirga/ Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, permintaan hewan kurban di Kabupaten Balangan mulai mengalami peningkatan.

Sejumlah peternak sapi mengaku stok hewan kurban milik mereka mulai kebanjiran pesanan dari para pembeli.

Kondisi ini salah satunya terlihat di Desa Sumber Rezeki, Kecamatan Juai. Desa yang selama ini menjadi pemasok utama sapi kurban di Bumi Sanggam tersebut mulai ramai didatangi warga yang ingin memesan hewan kurban jauh-jauh hari.

Desa ini dikenal sebagai gudang ternak sejak tahun 2017 lalu. Berawal dari program bantuan Bina Desa (CSR) dari salah satu perusahaan, beberapa warga setempat kemudian mengembangkan usaha penggemukan sapi dengan sistem bagi hasil. Usaha ini kemudian menjamur dan diikuti mayoritas penduduk desa.

Salah satu peternak sapi, Supian Sauri menceritakan bahwa saat ini pesanan yang masuk tidak hanya datang dari wilayah Balangan saja. Beberapa pembeli dari Kabupaten Tabalong hingga HST pun sudah mulai melakukan boking.

"Untuk saat ini sudah banyak pemesanan. Tidak hanya dari Balangan, bahkan ada pemesan dari luar daerah. Kami hanya melayani pengantaran sampai ke tempat tujuan, belum ada jasa pemotongan," ujar Supian, Senin (11/5/2026).

Mengenai harga, Supian menyebutkan masih cukup stabil dan belum ada perubahan yang mencolok. Satu ekor sapi dibanderol mulai dari harga terendah Rp15 juta hingga Rp22 juta untuk yang paling mahal.

Hal senada juga disampaikan oleh Suprapto, peternak lainnya di desa setempat. Menurutnya, stok sapi yang siap potong untuk kebutuhan kurban tahun ini berjumlah ratusan ekor. Ia pun memastikan kondisi kesehatan hewan miliknya selalu dipantau oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan.

"Alhamdulillah secara kesehatan bisa dipastikan aman. Apalagi petugas dari dinas sering datang untuk mengecek kesehatan hewan dan mendengar keluhan kami sebagai peternak," kata Suprapto.

Untuk menjaga bobot sapi agar tetap gemuk saat hari pemotongan nanti, para peternak di desa ini sangat memperhatikan pola makan hewan. Mereka rutin memberikan pakan hijau seperti rumput gajah yang ditanam di lahan pribadi milik warga sendiri.

Tak hanya sapi, pesanan untuk ternak kambing juga ikut naik. Wahyu Santoso, seorang peternak kambing, mengaku ada peningkatan pesanan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk kambing, ia mematok harga mulai dari Rp3 juta hingga yang termahal mencapai di atas Rp8 juta per ekor.

"Tahun ini pesanan meningkat. Terbaru kami sudah mengirim 10 ekor kambing ke daerah Tabalong," jelas Wahyu.

Bagi masyarakat yang ingin membeli, para peternak juga memberikan tips sederhana agar tidak salah pilih. Pastikan hewan yang dibeli dalam kondisi lincah, matanya jernih, dan bulunya terlihat bersih. Paling penting, hewan harus sudah cukup umur yang ditandai dengan telah bergantinya gigi seri pada hewan tersebut. 

Editor : Sutrisno
#Balangan #kurban #iduladha