RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN - Kabar duka menyelimuti rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Tanah Bumbu. Salah satu calon jemaah asal Kecamatan Kusan Hilir, I Mise Nonong Matto, meninggal dunia di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, Ahad (10/5/2026).
Almarhumah wafat pada usia 69 tahun akibat komplikasi gula darah dan anemia.
I Mise merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 13. Sebelumnya, kloter tersebut telah dilepas untuk keberangkatan haji pada Kamis (7/5/2026).
Sesuai jadwal, Kloter 13 masuk Asrama Haji Banjarbaru pada 10 Mei 2026 sebelum bertolak menuju Jeddah pada 11 Mei 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanah Bumbu, Muhammad Zaki Yamani membenarkan kabar meninggalnya calon jemaah haji tersebut.
Ia mengatakan, almarhumah meninggal sekitar pukul 11.55 Wita saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut Zaki, almarhumah berangkat bersama suaminya, Muhammad Sakkar Palatta Bolong. Namun, sang suami memutuskan menunda keberangkatan demi mendampingi istrinya selama menjalani perawatan.
“Untuk sementara, beliau tidak ikut bersama Kloter 13 karena mendampingi istrinya. Kemungkinan akan diberangkatkan bersama Kloter 18,” ujar Zaki kepada Radar Banjarmasin, Senin (11/5/2026).
Kloter 18 sendiri berjumlah 185 jemaah dan dijadwalkan masuk Embarkasi Banjarmasin pada 17 Mei 2026 sebelum berangkat menuju Jeddah pada 19 Mei 2026.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Tanah Bumbu mencatat sebanyak 19 jemaah haji asal daerah tersebut masuk kategori risiko tinggi (risti) berat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dan penetapan status istithaah.
Jemaah dengan kategori risti berat umumnya memiliki lebih dari satu penyakit penyerta, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, asma hingga kolesterol tinggi. Sebagian besar juga berusia di atas 60 tahun.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Tanah Bumbu tahun ini mencapai 239 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 13 dan Kloter 18.
Editor : Eddy Hardiyanto