Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bakal Miqat di Udara ! Jemaah Calon Haji HSU Langsung Pakai Ihram Sebelum Terbang ke Jeddah

M Akbar Radar Banjarmasin • Minggu, 10 Mei 2026 | 09:59 WIB
SIAP BERIBADAH: Jemaah Calon Haji Kabupaten HSU tergabung dalam kloter 11 Embarkasi Banjarbaru sudah menggunakan Ihram sebelum naik pesawat menuju Jeddah.
SIAP BERIBADAH: Jemaah Calon Haji Kabupaten HSU tergabung dalam kloter 11 Embarkasi Banjarbaru sudah menggunakan Ihram sebelum naik pesawat menuju Jeddah.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pelepasan 353 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 11 asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat malam (8/5/2026), berlangsung berbeda dibanding kloter sebelumnya. Para jemaah mendapat instruksi khusus sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.

JCH Kloter 11 Embarkasi Banjarbaru tahun ini resmi masuk gelombang kedua pemberangkatan haji. Artinya, penerbangan dilakukan langsung menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, tanpa singgah lebih dulu di Madinah.

Konsekuensinya, seluruh jemaah diwajibkan mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Banjarmasin.

Salah satu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) HSU, Hj. Mahrina, menjelaskan aturan tersebut berkaitan dengan posisi miqat yang akan dilintasi pesawat saat penerbangan menuju Arab Saudi.

“Karena penerbangan langsung ke Jeddah akan melewati batas tempat yang ditetapkan bagi seorang jemaah untuk mengambil niat atau miqat, maka jemaah diwajibkan memakai kain ihram sejak keberangkatan dari embarkasi asal,” ujarnya.

Menurutnya, pesawat akan melintasi wilayah miqat ketika masih berada di udara. Karena itu, jemaah harus sudah siap berihram sebelum naik pesawat agar tidak terlambat mengambil niat.

Selain alasan syariat, kebijakan itu juga mempertimbangkan kenyamanan jemaah selama penerbangan. PPIH mengimbau jemaah mandi sunah miqat dan mengenakan ihram sejak di embarkasi karena fasilitas di pesawat terbatas untuk berganti pakaian.

“Dengan persiapan sejak awal, jemaah nantinya hanya tinggal melafalkan niat ihram setelah ada pengumuman dari pilot saat pesawat berada di atas koordinat miqat,” jelas Hj. Mahrina.

Ia menegaskan, apabila jemaah melewati batas miqat tanpa berihram, maka wajib membayar dam atau denda sesuai ketentuan syariat.

Prosesi pelepasan JCH Kloter 11 HSU sendiri berlangsung khidmat dan penuh haru. Doa bersama keluarga serta kerabat mengiringi keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.

PPIH memastikan pendampingan intensif akan terus dilakukan agar seluruh jemaah dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan lancar sesuai tuntunan syariat.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Pakai Ihram #miqat #HSU #jeddah #jemaah calon haji