Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Turunan Jembatan Pulau Bromo Banjarmasin Sering Makan Korban ! Komisi III DPRD Banjarmasin Sidak Lokasi

Endang Syarifuddin • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:32 WIB
MELUNCUR: Kondisi turunan yang curam di Jembatan Pulau Bromo Banjarmasin dikeluhkan warga karena dinilai rawan memicu kecelakaan.
MELUNCUR: Kondisi turunan yang curam di Jembatan Pulau Bromo Banjarmasin dikeluhkan warga karena dinilai rawan memicu kecelakaan.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Turunan Jembatan Pulau Bromo di Banjarmasin kembali menjadi sorotan. Kondisi jalan yang terlalu curam disebut warga sering memicu pengendara kehilangan kendali hingga menyebabkan kecelakaan, terutama saat hujan mengguyur dan jalan menjadi licin.

Warga Pulau Bromo, Halim, mengatakan keluhan terkait turunan jembatan itu sudah lama disampaikan masyarakat. Menurutnya, hampir setiap hari ada pengendara yang kesulitan mengendalikan kendaraan saat melintas di lokasi tersebut.

“Turunannya terlalu curam. Banyak pengendara hilang kendali saat lewat di sini. Warga juga sudah sering mengeluhkan karena cukup membahayakan,” ujarnya.

Maraknya laporan kecelakaan akhirnya mendapat perhatian Komisi III DPRD Kota Banjarmasin. Kamis (7/5/2026), rombongan dewan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk melihat langsung kondisi turunan jembatan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, mengatakan sidak dilakukan setelah pihaknya menerima banyak aduan warga terkait kecelakaan di kawasan tersebut.

“Kami menerima banyak laporan masyarakat mengenai kecelakaan di turunan Jembatan Pulau Bromo. Setelah ditinjau langsung, memang kondisi turunannya cukup curam dan membahayakan pengendara,” katanya di sela kunjungan.

Sidak itu turut dihadiri sejumlah anggota Komisi III, di antaranya Hari Kartono, Rian Zulfikar, H Makmur, Nurrahman, Jamiah, Taufik, dan Rayhan Hananto.

Sebagai langkah awal, DPRD akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan instansi terkait untuk menambah rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi.

“Rambu akan dipasang beberapa meter sebelum turunan supaya pengendara lebih berhati-hati saat melintas,” ujar politisi Golkar tersebut.

Tak hanya itu, Komisi III juga berencana memanggil Dinas PUPR bersama konsultan perencana proyek dalam rapat dengar pendapat (RDP). DPRD ingin meminta evaluasi desain jembatan agar lebih aman bagi pengguna jalan.

Selain penambahan rambu, dewan juga mengusulkan pemasangan ban pengaman di titik rawan kecelakaan guna meminimalkan risiko benturan keras saat terjadi insiden.

“Tujuannya untuk mengurangi dampak kecelakaan di area turunan jembatan,” tutup Ridho.

Editor : Eddy Hardiyanto
#turunan jembatan #Pulau Bromo #banjarmasin