Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Viral Jalan di Awayan Rusak Parah, PUPRPerkim Sebut Faktor Tanah Labil

M Dirga • Minggu, 3 Mei 2026 | 13:57 WIB
KLARIFIKASI JALAN: Tangkapan layar video viral jalan rusak di Awayan. Dinas PUPRPerkim Balangan berencana meperbaiki ruas jalan tersebut melalui anggaran swakelola.(Par untuk Radar Banjarmasin)
KLARIFIKASI JALAN: Tangkapan layar video viral jalan rusak di Awayan. Dinas PUPRPerkim Balangan berencana meperbaiki ruas jalan tersebut melalui anggaran swakelola.(Par untuk Radar Banjarmasin)
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, mendadak jadi sorotan netizen setelah sebuah video amatir viral di media sosial TikTok dalam beberapa hari belakangan. Video yang diunggah tersebut memperlihatkan lapisan aspal yang retak, patah, hingga longsor (rumbih) di bagian tepi meski dianggap warga belum lama dikerjakan.
 
Dalam rekaman tersebut, perekam video mengeluhkan kualitas aspal yang tampak tipis dan mudah terkelupas. Kurangnya dinding penahan tanah atau siring diduga menjadi penyebab utama bongkahan aspal mudah terlepas. 
 
"Seperti inikah Pemerintah Balangan, anggaran besar tapi hasilnya cuma begini," keluh perekam dalam video tersebut sembari mempertanyakan fungsi pengawasan proyek.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPRPerkim Balangan, Rahmadiah, langsung memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan apresiasi atas laporan masyarakat, namun perlu meluruskan status proyek yang menjadi bahan pembicaraan tersebut.
 
Rahmadiah menjelaskan, ruas jalan tersebut sebenarnya sudah pernah diperbaiki pada tahun 2021 lalu. Namun, posisi jalan yang melintasi kawasan persawahan membuat struktur tanah menjadi labil, sehingga aspal rentan ambles dan rusak.
 
“Jalan itu sudah diperbaiki pada 2021, tetapi mungkin kondisi alam tanah yang labil di area persawahan, aspal menjadi ambles,” jelas Rahmadiah, Minggu (3/5).
 
Lebih lanjut, ia juga mengklarifikasi terkait kerusakan pasangan batu pada ruas jalan Awayan-Pematang yang turut disorot warga. Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut bukan merupakan proyek dari tahun anggaran 2025, melainkan sisa pekerjaan tahun anggaran 2021.
 
“Pasangan batu dan aspal yang rusak pada ruas jalan Awayan-Pematang bukan pekerjaan tahun anggaran 2025, tetapi dikerjakan pada tahun anggaran 2021,” tegasnya.
 
Meski merupakan proyek lama, Dinas PUPRPerkim Balangan memastikan tidak akan tutup mata. Sebagai langkah respons cepat, pihaknya telah menjadwalkan peninjauan lapangan sekaligus perbaikan segera menggunakan anggaran swakelola.
 
“Kami berkomitmen untuk segera memperbaiki pasangan batu yang rusak tersebut secepatnya,” pungkasnya.
 
Pihak dinas berharap masyarakat terus aktif memberikan informasi terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya agar penanganan cepat dan tepat dapat terus dilakukan oleh pemerintah daerah.
 
 
 
Editor : Arif Subekti
#proyek #pengaspalan #Balangan #Jalan Rusak