RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin terus mendorong peningkatan kualitas pemerintahan desa.
Sebanyak 126 kepala desa dijadwalkan mengikuti kegiatan retreat di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.
Kepala Dinas PMD Tapin, Rahmadi, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas aparatur desa, baik dari sisi kepemimpinan maupun tata kelola pemerintahan.
“Retreat ini bertujuan memberikan penguatan kapasitas kepada kepala desa dalam mengelola pemerintahan desa, baik dari segi leadership maupun tata kelola yang baik,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 Mei 2026. Seluruh peserta akan mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga pengajar IPDN.
Pada hari pertama, para kepala desa akan dijemput langsung dari bandara oleh pihak IPDN. Kemudian di hari kedua, akan dilaksanakan pembukaan sekaligus tes awal guna mengukur kemampuan dan pemahaman para peserta.
“Tes ini penting untuk mengetahui sejauh mana kapasitas awal kepala desa, sehingga materi yang diberikan bisa lebih tepat sasaran,” jelas Rahmadi.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai materi yang relevan dengan kondisi dan tantangan pemerintahan desa saat ini. Tidak hanya itu, kegiatan outbound juga menjadi bagian dari agenda retreat.
Outbound tersebut difokuskan pada peningkatan kepekaan, kerja sama tim, dan kekompakan antar kepala desa.
“Ini penting, karena kepala desa tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan kekompakan dalam membangun desa,” tambahnya.
Selain itu, peserta juga akan mengikuti studi lapangan dengan mengunjungi salah satu desa maju di Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi dan contoh nyata praktik terbaik dalam pembangunan desa.
“Harapannya, kepala desa bisa mengambil hal-hal positif dari desa yang dikunjungi, untuk kemudian diterapkan di Tapin,” ungkap Rahmadi.
Seluruh materi dalam retreat ini akan disampaikan oleh pemateri dari IPDN, dengan fokus pada isu-isu aktual yang dihadapi desa saat ini.
Melalui kegiatan ini, Rahmadi berharap para kepala desa memiliki wawasan yang lebih luas dalam memimpin dan menjalankan roda pemerintahan desa.
“Sehingga persoalan yang terjadi saat ini tidak terulang di masa mendatang. Kita juga ingin muncul kreativitas dan inovasi baru dari kepala desa untuk kemajuan Tapin,” katanya.
Lebih jauh, ia menargetkan desa-desa di Tapin mampu menjadi contoh bagi desa lain di Kalimantan Selatan.
Diketahui, retreat kepala desa ini merupakan bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas aparatur di lingkungan Pemkab Tapin, setelah sebelumnya kegiatan serupa juga akan diikuti oleh para pejabat daerah pada 4 hingga 9 Mei mendatang.
Editor : Sutrisno