RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Hasanuddin, menyatakan dukungannya terhadap upaya menjadikan Mappanre Ri Tasi’e sebagai masuk sebagai kalender event nasional.
Saat ini, sejumlah persyaratan tengah disiapkan untuk pengajuan tradisi tersebut. Jika disetujui, puncak perayaan Mappanre Ri Tasi’e akan ditetapkan setiap 26 April.
“Kami dari DPRD tentu mendukung penuh,” kata politikus PKB itu.
Menurut dia, Mappanre Ri Tasi’e memiliki potensi besar untuk didorong menjadi agenda nasional karena merupakan tradisi turun-temurun yang telah ada jauh sebelum terbentuknya Kabupaten Tanah Bumbu.
Namun demikian, Hasanuddin menekankan perlunya pembenahan infrastruktur agar kegiatan tersebut layak masuk dalam kalender event nasional. Misalnya, seperti penataan area parkir.
Selama ini, keterbatasan lahan parkir kerap menjadi kendala, terutama saat jumlah pengunjung meningkat.
Akibatnya, kendaraan kerap diparkir sembarangan di berbagai titik, yang kemudian mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan sekaligus memastikan pelaksanaan event berjalan lancar.
Ia juga mengajak generasi muda untuk turut menjaga dan melestarikan tradisi tersebut agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
“Sebagai generasi penerus, tradisi ini harus terus dilestarikan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Mappanre Ri Tasi’e telah digelar pada 12–26 April lalu dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari perlombaan, pertunjukan budaya, hingga penampilan sejumlah band.
Puncak acara ditandai dengan ritual adat Mappanre Ri Tasi’e yang berlangsung khidmat dan menarik perhatian masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar daerah.
Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut sekaligus wujud pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Editor : Arif Subekti