Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Akses Vital Terganggu ! Pemkab Banjar Janji Jalan Penghubung Desa Cindai Alus–Tungkaran Segera Diperbaiki

M Fadlan Zakiri • Kamis, 30 April 2026 | 12:37 WIB
BERGELOMBANG: Kondisi Jalan Ki Hajar Dewantoro di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, yang berlubang dan becek, terutama di ruas dekat SDN Cindai Alus 2 hingga perbatasan desa.
BERGELOMBANG: Kondisi Jalan Ki Hajar Dewantoro di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, yang berlubang dan becek, terutama di ruas dekat SDN Cindai Alus 2 hingga perbatasan desa.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,  MARTAPURA - Kondisi Jalan Ki Hajar Dewantoro di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar kembali menuai keluhan warga. Ruas vital penghubung ke Desa Tungkaran itu rusak parah sejak 2024 dan hingga kini belum mendapat perbaikan menyeluruh.

Di sejumlah titik, mulai dari depan SDN Cindai Alus 2 hingga jembatan perbatasan desa, badan jalan dipenuhi lubang. Saat hujan turun, kondisi berubah menjadi becek dan sulit dilalui. Aspal yang terkelupas membuat sebagian ruas nyaris tak berbentuk.

Ariyadi, warga yang setiap hari melintas, menyebut jalan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.

“Ini akses utama warga, termasuk petani dan peternak ikan tambak menuju Banjarbaru. Kalau rusak seperti ini sangat mengganggu,” ujarnya, Rabu (29/4).

Tak hanya itu, jalan ini juga menjadi jalur menuju salah satu pondok pesantren di Desa Tungkaran.

Kepala Desa Cindai Alus, Munahar, membenarkan kerusakan sudah berlangsung lama. Ia menyebut tingginya lalu lintas truk bertonase besar menjadi penyebab utama.

“Jalan tidak kuat menahan beban truk yang membawa material untuk pembuatan kolam budidaya ikan,” jelasnya.

Sebagai langkah sementara, pihak desa bersama pengusaha setempat melakukan perbaikan darurat dengan hamparan batu untuk mengurangi kondisi becek.

Namun, perbaikan permanen tidak bisa dilakukan menggunakan dana desa karena status jalan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Munahar mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan proposal perbaikan ke Pemkab Banjar sejak Januari 2026, mencakup ruas dari depan SDN Cindai Alus 2 hingga jembatan perbatasan Cindai Alus–Tungkaran.

“Harapannya bisa segera direalisasikan, karena jalan ini sangat penting bagi ekonomi dan pendidikan warga,” katanya.

Kabar baiknya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan (PUPRP) Kabupaten Banjar memastikan perbaikan akan segera dilakukan.

Kabid Bina Marga PUPRP Banjar, Jimmy, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan pendataan kerusakan.

“Jalan tersebut sudah masuk daftar pemeliharaan dan akan segera diperbaiki,” ujarnya.

Ia menargetkan pengerjaan bisa dimulai dalam waktu dekat.

“Insya Allah bulan depan sudah bisa kita lakukan perbaikan,” tambahnya.

Jimmy juga mengingatkan pentingnya pengaturan kendaraan bertonase besar agar kerusakan tidak kembali terulang.

“Kami harap ada kebijakan dari desa untuk mengatur truk yang melintas, supaya jalan tetap awet,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Pemkab Banjar #diperbaiki #jalan