Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Usai Viral di TikTok, Polres Banjar Bedah Rumah Lansia Miskin di Paramasan

M Fadlan Zakiri • Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB
DIUNGSIKAN: Petugas kepolisian bersama warga bergotong royong membongkar rumah tidak layak huni milik pasangan lansia di Desa Paramasan Bawah, Rabu (29/4/2026).
DIUNGSIKAN: Petugas kepolisian bersama warga bergotong royong membongkar rumah tidak layak huni milik pasangan lansia di Desa Paramasan Bawah, Rabu (29/4/2026).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARTAPURA - Sebuah video TikTok mengubah nasib pasangan lansia di Desa Paramasan Bawah, Kabupaten Banjar. Setelah viral dan menyita perhatian publik, rumah reyot yang mereka huni kini dibedah oleh jajaran kepolisian.

Rumah kayu berukuran 4x6 meter itu sebelumnya nyaris roboh. Dindingnya lapuk, atap miring, dan tanpa fasilitas dasar seperti MCK. Bahkan, tidak ada aliran listrik yang menerangi tempat tinggal tersebut.

Di dalam rumah itulah Suni dan Marsitah bertahan hidup. Pasangan lansia ini tinggal berdua tanpa keluarga, menggantungkan hidup dari bantuan warga sekitar.

Kondisi memilukan itu terungkap melalui video akun TikTok @anakkuli212. Sang pengunggah awalnya mengira rumah tersebut kosong, sebelum akhirnya menemukan dua lansia yang hidup dalam keterbatasan ekstrem.

Viralnya video itu langsung memicu respons cepat. Polres Banjar bersama Polsek Sungai Pinang dan Polsubsektor Paramasan turun langsung ke lokasi, Rabu (29/4/2026).

Keduanya dievakuasi ke rumah warga, sebelum dilakukan pembongkaran total terhadap bangunan yang sudah tidak layak huni.

Proses bedah rumah dilakukan secara gotong royong. Personel kepolisian, aparat desa, hingga warga sekitar turut ambil bagian, termasuk mereka yang memiliki keahlian di bidang pertukangan.

Plt Kasi Humas Polres Banjar, Iptu M Rifani, menyebut langkah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.

“Ini adalah respons atas kondisi warga yang membutuhkan bantuan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Rumah tersebut akan dibangun kembali dengan ukuran serupa, namun dengan kondisi jauh lebih layak. Fasilitas dasar seperti toilet juga akan ditambahkan.

“Setelah pembongkaran, pembangunan dilakukan bersama masyarakat agar hasilnya lebih baik dan nyaman dihuni,” jelas Rifani.

Di tengah proses itu, raut bahagia terlihat dari wajah Suni dan Marsitah. Setelah sekian lama hidup dalam keterbatasan, mereka kini memiliki harapan baru untuk tinggal di rumah yang lebih aman.

Tak hanya itu, Polres Banjar juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.

Ke depan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk memastikan penanganan lanjutan, termasuk verifikasi data dan pemberian bantuan tambahan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Bedah Rumah #Viral #polres banjar #tiktok