Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Seluas 2.000 Ribu Hektare Menuju Kota Mandiri, Pulau Laut Kepulauan Bakal Punya Rumah Sakit dan Cabang Universitas Lambung Mangkurat

Jumain Radar Banjarmasin • Rabu, 29 April 2026 | 13:54 WIB
MENINJAU: Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli memberikan arahan langsung di lapangan kepada Camat Pulau Laut Kepulauan dan Kadis PUPR Kotabaru.
Foto: Prokopim Setda Kotabaru. 
MENINJAU: Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli memberikan arahan langsung di lapangan kepada Camat Pulau Laut Kepulauan dan Kadis PUPR Kotabaru. Foto: Prokopim Setda Kotabaru. 
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Ambisi Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk menciptakan pemerataan pembangunan di wilayah pelosok bukan sekadar isapan jempol. Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli melakukan langkah konkret dengan meninjau langsung lahan aset Pemda di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Selasa (28/04).
 
Kunjungan ini bukan sekadar survei biasa. Lahan seluas 2.000 hektare yang telah bersertifikat tersebut diproyeksikan bakal menjadi cikal bakal Kota Mandiri baru yang akan menyangga perekonomian masyarakat di kawasan pesisir Pulau Laut Kepulauan.
 
"Survei lokasi ini dalam rangka pengembangan kawasan masa depan yang masuk dalam aset Pemerintah Daerah Kotabaru. Kami ingin melakukan percepatan pembangunan di daerah-daerah agar kualitas pelayanan publik semakin terpadu dan efisien," tegas Muhammad Rusli.
 
Fokus pembangunan di kawasan ini tidak main-main. Bupati Muhammad Rusli memaparkan rencana ambisius untuk mendirikan fasilitas publik skala besar. 
 
Di antaranya adalah perencanaan pembangunan Rumah Sakit baru guna mendekatkan pelayanan kesehatan bagi warga kecamatan, serta sektor pendidikan yang menjadi prioritas utama.
 
Tak tanggung-tanggung, rencana pembangunan cabang pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) juga masuk dalam radar pengembangan. 
 
Selain itu, fasilitas pendidikan non-formal seperti Sekolah Rakyat, Balai Latihan Kerja (BLK), hingga pusat kursus khusus Bahasa Inggris akan dibangun untuk mengerek kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
 
Sektor ekonomi primer pun tetap diperhatikan melalui rencana pengembangan Kawasan Pertanian dan Ternak Terpadu. Sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.
 
Kepada Radar Banjarmasin, Kepala Bapperida Kotabaru, Rurien Sri Hardjanti, yang mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut menjelaskan, total aset lahan yang tersedia sebenarnya mencapai 4.000 hektare. Namun, sekitar 2.000 hektare masuk dalam kawasan hutan produksi.
 
“Yang sudah clean and clear serta bersertifikat saat ini sekira 2.000 hektare. Di sinilah nantinya akan menjadi Kota Mandiri. Bapak Bupati sudah mulai membuka lahan untuk area BLK, sekolah rakyat, dan kawasan pertanian terpadu,” jelas Rurien.
 
Ia optimis, dengan hadirnya pusat pertumbuhan baru ini, indeks kesejahteraan masyarakat di wilayah Tanjung Lalak Selatan dan sekitarnya akan terkerek naik secara signifikan.
Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #mandiri #Rumah Sakit #Kampus ULM